TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Imlek Tahun 2026 di Kota Ngabang, Kabupaten Landak dipastikan akan berlangsung dengan meriah dan penuh kesan.
Pihak panitia Imlek sangat serius mempersiapkan beberapa rangkaian kegiatan, mulai dari mempersiapkan lampion, pernak pernik, ornamen khas imlek, serta panggung hiburan.
Selain itu, Imlek di Kota Ngabang juga akan mendatangkan artis dari Kota Amoy (Singkawang), dan penampilan Naga serta Pionik dari Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.
"Pemasangan lampion, pernak-pernik Imlek, dan pasar Imlek sudah hampir rampung," ujar Sekretaris Pantia Imlek Liong Chandra kepada wartawan pada Rabu 4 Februari 2026.
Diakuinya, hingga saat ini Panitia Imlek Bersama Kabupaten Landak memastikan, untuk persiapan perayaan Imlek 2026 telah mencapai 90 persen.
Termasuk kesiapan bazar Imlek yang akan menghadirkan aneka kuliner malam bagi masyarakat yang melibatkan UMKM lokal.
"Pada malam hari, masyarakat juga bisa menikmati wisata kuliner dadakan yang kami siapkan," jelas Liong.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan rangkaian kegiatan Imlek Bersama yang akan dipusatkan di kawasan Pasar Jati depan Dangau Landak, Kota Ngabang.
Baca juga: Imlek Tahun 2026 di Ngabang Landak, Berikut Rangkaian Kegiatannya
Liong juga memaparkan, rangkaian kegiatan Imlek Bersama akan dimulai pada 5 Februari 2026 dengan hiburan panggung kecil berupa karaoke bebas yang terbuka untuk umum.
Masyarakat dapat bernyanyi sambil menikmati suasana Imlek dan aneka kuliner.
Selanjutnya, memasuki 22 Februari 2026, kegiatan akan berlanjut dengan hiburan karaoke bebas pada malam hari sebagai pembuka puncak perayaan.
Pada 23 Februari 2026, panitia akan menampilkan berbagai tarian budaya dari lima suku, yakni Tionghoa, Dayak, Melayu, Jawa, dan Batak, sebagai simbol keberagaman dan kebersamaan di Kabupaten Landak.
Selain itu, panitia juga menghadirkan dua artis dari Kota Singkawang yang akan menghibur masyarakat Tionghoa dan seluruh warga Kota Ngabang.
“Puncak acara akan berlangsung pada 24 Februari 2026. Acara ini akan dibuka secara resmi oleh Bupati Landak, Ibu Karolin Margret Natasa, serta dihadiri Forkopimda Kabupaten Landak,” jelas Liong.
Tak hanya itu, sebelum puncak perayaan, pada 21 Februari panitia juga akan menghadirkan atraksi budaya Naga dan Pionik dari Sungai Pinyuh.
Atraksi yang terdiri dari dua ekor naga dan satu pionik ini dijadwalkan tampil pada 21 Februari 2026 untuk menghibur masyarakat Kota Ngabang.
Panitia mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk hadir dan bersama-sama memeriahkan perayaan Imlek Bersama, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Sementara itu, Ketua DPD Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Landak, Bernadinus Marladi (Alex), menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Imlek Bersama yang rutin digelar setiap tahun.
“Kegiatan budaya ini merupakan bagian dari ciri khas Kota Ngabang. Berbagai etnis akan tampil bersama, menunjukkan kebersamaan dan toleransi yang telah terjalin dengan baik,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah agar rangkaian perayaan Imlek Bersama Kabupaten Landak dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga acara ini berjalan dengan baik dan menjadi tanggung jawab kita bersama," pungkasnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!