Bertemu Putra Mahkota UEA Satu Jam, Megawati Bahas Seputar Riset BRIN dan Perpolitikan
February 04, 2026 11:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, ABU DHABI - Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri mengungkap topik bahasan ketika bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan pada Rabu (4/2/2026) siang waktu setempat.

Pertemuan kedua tokoh berlangsung selama satu jam, di Istana Qasr Al Watan, Kompleks Istana Kepresidenan Uni Emirat Arab (UEA). 

Megawati yang baru kembali tiba di hotel tempatnya menginap setelah pertemuan, langsung meladeni permintaan wawancara dari sejumlah jurnalis yang telah menanti di lobi hotel. 

Ia menuturkan bahwa pertemuannya dengan Sheikh Khaled adalah pertemuan kedua. 

Pertemuan pertama terjadi pada tahun 2025 kemarin. 

Baca juga: Kenakan Busana Merah, Megawati Menuju Istana Abu Dhabi Temui Putra Mahkota

Salah satu yang dibahas adalah mengulang percakapan tahun lalu seputar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). 

Sebagai informasi Megawati merupakan Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sejak dilantik pada 13 Oktober 2021. 

"Jadi ini pertemuan yang kedua kali. Dan karena waktu yang pertama itu beliau menanyakan Indonesia itu bagaimana dan lain sebagainya, dan yang tadi ditanyakan kembali itu beliau ternyata ingat dari pembicaraan yang pertama saya menceritakan kalau saya memegang BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional)," cerita Megawati. 

Dalam kesempatan itu Megawati kembali bercerita tentang 12 bagian yang ditangani BRIN, mulai dari riset masalah pangan hingga tentang flora dan fauna.

Pembahasan kembali tentang BRIN ini ditangkap oleh Megawati bahwa Sheikh Khaled memiliki ketertarikan dan berkeinginan memperdalam potensi kerja sama antara BRIN dengan Pemerintah UEA.

"Jadi beliau nampaknya mempunyai ketertarikan dan sangat berkeinginan untuk lebih memperdalam masalah apa saja kemungkinan yang kalau nanti boleh menjadi kerjasama ini," katanya.

Baca juga: Pidato di Forum Persaudaraan Global: Megawati Cerita Pengalaman Jadi Presiden Redam Konflik Poso

Pertemuan selama satu jam ini dinilai Megawati begitu cepat dan tidak terasa. Hal ini karena pertemuan dan dialog antara keduanya mengalir dalam suasana bersahabat, di mana terjadi tanya jawab antara Megawati dan Sheikh Khaled.

Bukan cuma itu, Megawati mengaku selain soal BRIN topik yang dibahas juga sedikit seputar perpolitikan. Namun ia tidak merinci topik atau isu apa yang menjadi perbincangan.

"Karena yang utama yang beliau pertanyakan adalah masalah tentu sedikit politik, lalu setelah itu beliau menanyakan melalui BRIN itu," katanya.

Lebih lanjut ia berharap hubungan baik antara Indonesia dan UEA dapat terus berlangsung dan lebih erat lagi.

"Ya karena beliau banyak bertanya, saya banyak jadi menjawab, jadi cepat ya. Ya sangat bersahabat sekali dan saya tentunya sangat bangga, berterima kasih bahwa antara tentu saja sebagai anak bangsa Indonesia dengan Uni Emirat Arab ini kan sudah dari dulu punya hubungan. Jadi mudah-mudahan ini pun akan lebih membahas dan lebih dalam," pungkas Megawati.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.