Arab Saudi Bakal Terbitkan Paspor Khusus Unta: Warna Hijau Emas, Jadi Identitas Resmi Hewan Ikonik
February 05, 2026 12:14 PM

TRIBUNJATIM.COM, RIYADH - Kebijakan unik bakal dilakukan Pemerintah Arab Saudi bagi ratusan ribu ekor unta.

Itu setelah Arab Saudi berencana menerbitkan paspor khusus bagi hewan padang gurun di wilayah kerajaan tersebut.

Kebijakan ini diambil Arab Saudi sebagai cara untuk memantau dan mengelola populasi hewan yang menjadi ikon kebanggaan jazirah arab itu dengan lebih profesional.

Melansir dari AFP, Rabu (4/2/2026), Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Arab Saudi menjanjikan, inisiatif ini akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor peternakan, sekaligus membangun basis data referensi yang akurat bagi spesies unta.

Baca juga: Imigrasi Surabaya dan Polda Jatim Terbitkan 1.079 Paspor Sebagai Peringatan HUT Bhayangkara ke-79

Desain Paspor Unta 

Lewat unggahan di media sosial resmi kementerian pada Selasa (3/2/2026), terlihat desain dokumen tersebut berwarna hijau khas Arab Saudi. 

Paspor tersebut dilengkapi dengan cap lambang negara, serta siluet gambar unta hitam dengan tulisan warna emas.

Selain sebagai identitas, paspor ini nantinya memiliki peran krusial dalam mengatur ekosistem bisnis unta di Arab Saudi.

"Ini bisa mengatur perdagangan dan transportasi, memastikan dokumentasi resmi, melindungi hak pemilik, serta memfasilitasi pembuktian kepemilikan," lapor stasiun televisi pemerintah, Al Ekhbariya.

Hingga 2024, pemerintah Arab Saudi memperkirakan terdapat sekitar 2,2 juta ekor unta yang tersebar di seluruh penjuru kerajaan.

Warisan Budaya 

Unta telah lama menjadi moda transportasi penting di Arab Saudi, memberikan status kepada pemiliknya dan memicu munculnya industri peternakan yang menguntungkan.

Arab Saudi juga menyelenggarakan kontes kecantikan unta di festival tahunan.

Baca juga: Inilah 8 Arti Mimpi Unta yang Berkaitan dengan Kerugian Ekonomi, Bisa Jadi Simbol Datangnya Penyakit

Para penggemar akan menghabiskan ratusan ribu dollar AS untuk hewan-hewan yang menjadi peserta. 

Namun, tingginya persaingan di kontes kecantikan sempat memicu praktik curang, seperti prosedur kosmetik untuk mengubah bentuk bibir atau punuk unta agar terlihat lebih proporsional.  

Pihak berwenang kini bertindak tegas menindak praktik tersebut guna menjaga keaslian penampilan alami unta.

Metode ini sangat tidak disukai oleh pihak berwenang yang ingin mendorong penampilan alami.

Unta telah menjadi bagian penting dari kehidupan di Semenanjung Arab selama ribuan tahun.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2021 menunjukkan bahwa ukiran unta dan kuda seukuran aslinya yang dipahat di permukaan batu di Arab Saudi, mungkin berusia sekitar 7.000 tahun.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.