POS-KUPANG.COM- Pemerintah pusat sudah membuka kepada pelaku UMKM dalam mengelola usaha ekonomi produktif melalui dana pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Pemerintah mengalokasikan anggaran triliunan melalui jasa perbankan dimaksudkan agar usaha ekonomi masyarakat tidak mati suri.
Sebagai salah satu pihak yang ditunjuk pemerintah dalam penyaluran dana KUR, Bank BRI pun sudah siap melayani pinjaman KUR BRI melalui pola offline maupun online.
Melalui program KUR BRI pelaku usaha bisa memanfaatkan peluang dengan mengajukan pinjaman dengan besaran dari Rp 1 juta hingga Rp 500 juta.
Untuk membantu pelaku UMKM berikut ini ditampilkan juga tabel besaran pinjaman dan mencicil sesuai dengan tenor.
Berikut ini ditampilkan Tabel Angsuran KUR BRI Februari 2026 dengan nilai nominal pinjaman Rp1 juta hingga Rp 10 juta dengan rincian cicilan terendah sesuai tenor.
Penyajian Tabel Angsuran KUR BRI 2026 ini penting agar calon debitur mengetahui nominal cicilan tertinggi dan cicilan terendah pinjam KUR 2026 di Bank BRI.
Baca juga: Pemerintah Siapkan Plafon KUR Pertanian Rp300 Triliun, Simak Cara Pinjam KUR BRI 2026
Untuk KUR BRI pinjaman pertama berlaku suku bunga 0,5 persen per bulan atau 6 persen per tahun.
Sedangkan untuk pinjaman kedua, ketiga, dan keempat berlaku suku bunga, masing-masing 7 persen, 8 persen, dan 9 persen per tahun.
Cek simulasi cicilan KUR BRI 2026 dari plafon pinjaman Rp1juta hingga Rp10 juta, berdasarkan tenor pinjaman:
- Plafon Rp 1.000.000
12 bulan: Rp 88.333
18 bulan: Rp 60.556
24 bulan: Rp 46.667
36 bulan: Rp 32.778
48 bulan: Rp 25.833
60 bulan: Rp 21.667.
- Plafon Rp 2.000.000
12 bulan: Rp 176.667
18 bulan: Rp 121.111
24 bulan: Rp 93.333
36 bulan: Rp 65.556
48 bulan: Rp 51.667
60 bulan: Rp 43.333.
- Plafon Rp 3.000.000
12 bulan: Rp 265.000
18 bulan: Rp 181.667
24 bulan: Rp 140.000
36 bulan: Rp 98.333
48 bulan: Rp 77.500
60 bulan: Rp 65.000.
Plafon Rp 4.000.000
12 bulan: Rp 353.333
18 bulan: Rp 242.222
24 bulan: Rp 186.667
36 bulan: Rp 131.111
48 bulan: Rp 103.333
60 bulan: Rp 86.667.
- Plafon Rp 5.000.000
12 bulan: Rp 441.667
18 bulan: Rp 302.778
24 bulan: Rp 233.333
36 bulan: Rp 163.889
48 bulan: Rp 129.167
60 bulan: Rp 108.333.
Baca juga: Tabel KUR BRI Februari 2026 : Plafon Pinjaman Rp10 Juta Cicilannya Sangat Fleksibel Sesuai Tenor
- Plafon Rp 6.000.000
12 bulan: Rp 530.000
18 bulan: Rp 363.333
24 bulan: Rp 280.000
36 bulan: Rp 196.667
48 bulan: Rp 155.000
60 bulan: Rp 130.000
- Plafon Rp 7.000.000
12 bulan: Rp 618.333
18 bulan: Rp 423.889
24 bulan: Rp 326.667
36 bulan: Rp 229.444
48 bulan: Rp 180.833
60 bulan: Rp 151.667.
- Plafon Rp 8.000.000
12 bulan: Rp 706.667
18 bulan: Rp 484.444
24 bulan: Rp 373.333
36 bulan: Rp 262.222
48 bulan: Rp 206.667
60 bulan: Rp 173.333.
- Plafon Rp 9.000.000
12 bulan: Rp 795.000
18 bulan: Rp 545.000
24 bulan: Rp 420.000
36 bulan: Rp 295.000
48 bulan: Rp 232.500
60 bulan: Rp 195.000.
- Plafon Rp 10.000.000
12 bulan: Rp 883.333
18 bulan: Rp 605.556
24 bulan: Rp 466.667
36 bulan: Rp 327.778
48 bulan: Rp 258.333
60 bulan: Rp 216.667.
Baca juga: Penerintah Targetkan Penyaluran KUR 2026 Hingga Rp 332 triliun
Berikut cara dan syarat pengajuan KUR BRI Februari 2026.
Syarat KUR BRI :
BRI memiliki berbagai jenis KUR pada tahun 2026 ini, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI.
Penyaluran KUR tertuju kepada nasabah yang selama ini belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank.
Ketiga KUR tersebut sama-sama menetapkan bunga sebsar 6 persen per tahun. Namun setiap KUR memiliki batas plafon pinjaman yang berbeda-beda.
KUR Mikro, setiap debitur bisa mengajukan pinjaman maksimal Rp 50 juta. Sedangkan KUR Kecil bisa mendapat pinjaman mulai dari Rp 50 juta sampai dengan Rp 500 juta.
Khusus KUR TKI, BRI akan memberikan biaya untuk keberangkatan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke negara penempatan dengan plafon Rp 25 juta.
Wilayah penempatan TKI antara lain Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.
Tidak sulit untuk mengajukan KUR BRI. Nasabah bisa mengajukan KUR BRI dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor bank atau secara online.
Ke bank bawa KTP, NIB (nomor induk berusaha), serta pernyataan bahwa usaha yang dijalankan telah berlangsung kurang lebih 6 bulan.
Jika ingin mengajukan KUR BRI secara online, ikuti cara berikut:
Setelah pengajuan ini, nasabah akan menjalani survei secara fisik. Kemudian, nasabah tetap harus datang ke kantor BRI terdekat untuk proses selanjutnya, salah satunya untuk tanda tangan dokumen.
Mengapa Harus KUR BRI?
1. Proses Cepat dan mudah KUR. Cukup ajukan secara online sesuai kebutuhan usaha anda.
2. Suku Bunga Kompetitif. Dapatkan suku bunga spesial yang kompetitif.
3. Limit Plafond Tinggi. Dapatkan Limit Plafond pinjaman yang tinggi.
4. Persyaratan Mudah. Persyaratan yang simple untuk mempermudah proses pengajuan.
5. Tujuan Kebutuhan. Menyesuaikan kebutuhan kamu.(*)