Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby
TRIBUN-PAPUA.COM, KARUBAGA - Sebagai bentuk belasungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi di daerah Giling Batu dan Kogome, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Amran Sulaiman, menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah, pada Selasa (3/2/2026) kemarin.
Bantuan berupa Bahan Makanan (Bama) dan peralatan tidur, disalurkan langsung oleh pengurus BPW KKSS Provinsi Papua Pegunungan, yang turut mendampingi Ketua Pilar.
Bantuan Ketua BPP KKSS diantar langsung ke posko bencana yang diterima secara simbolis oleh Ketua Tanggap Darurat Bencana Kebakaran, Andrus Kogoya.
“Pak Amran Sulaiman yang juga merupakan Menteri Pertanian, menyampaikan salam duka, bahwa kami yang berada di Jakarta dan seluruh warga KKSS dimanapun berada juga merasakan duka yang sama,” kata Ketua BPW KKSS Papua Pegunungan, Rudi Hartono Ismail.
Bantuan yang disalurkan bukan hanya dikhususkan bagi warga Sulawesi Selatan, melainkan bagi semua warga yang terdampak bencana kebakaran di Tolikara. Selain bantuan dari Ketua BPP KKSS, sebagian besar bantuan yang didistribusikan juga merupakan hasil penggalangan donasi yang dilakukan beberapa pilar KKSS di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Baca juga: HUT PI ke-171 di Jayapura: Tokoh Agama Serukan Lindungi Tanah Papua dari Ekspansi Sawit
“Kami dari warga KKSS merasa ikut prihatin dan bantun ini tidak hanya warga KKSS saja tapi semua warga yang terkena musibah, silahkan diatur sebaik mungkin supaya apa yang diberikan ini bisa mencukupi kebutuhan warga yang terdampak musibah,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Tolikara, Andrus Kogoya, menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang di salurkan oleh Ketua BPP KKSS, melalui pengurus KKSS Provinsi Papua Pegunungan, yang berada di Kota Wamena. Dijelaskan, pendirian posko tanggap darurat bencana kebakaran yang di dirikan Pemda Tolikara, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati per tanggal 29 Januari 2026.
“Apapun bantuan yang diberikan kami pasti akan salurkan kepada warga yang saat ini tersebar di beberapa rumah kerabat ataupun keluarga, dan ini kami akan pertanggung jawabkan,” pungkasnya.
Posko tanggap darurat bencana kebakaran Tolikara, akan dibuka hingga pada Rabu 11 Februari 2026. Untuk itu, bagi siapapun yang ingin menyalurkan bantuan atas nama kemanusiaan, dapat mendistribusikan bantuan ke posko yang sudah di bangun oleh pemerintah daerah setempat.
Diketahui untuk kronologis kebakaran dugaan sementara arus pendek aliran listrik dari rumah salah satu kios milik Suprapto. Namun saat ini Polres Tolikara masih menunggu pemeriksaan tim Polda Papua yang telah turun melakukan olah TKP Jumat, (30/01/2026) pekan kemarin.
Tolikara merupakan salah satu dari 8 kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, dengan pusat ibu kota kabupaten terletak di Distrik Karubaga.
Baca juga: PGI Dukung Masyarakat Adat Tolak PSN Merauke, Pemerintah Diminta Hentikan Proyek
Tolikara sebelumnya menjadi salah satu distrik dari Kabupaten Jayawijaya dan dapat dijangkau melalui penerbangan perintis dari Jayapura, serta jalur darat dengan motor atau mobil dari Jayawijaya. Perjalan dengan mobil atau motor dapat ditempu 3 – 4 jam dari Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya.(*)