SURYA.CO.ID - Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka mulai 3 hingga 18 Februari 2026.
Bagi calon mahasiswa, salah satu aspek krusial yang wajib diperhatikan adalah kelengkapan dokumen, terutama portofolio bagi program studi (prodi) tertentu.
Pengunggahan portofolio menjadi instrumen penting untuk mengukur performa dan keahlian pendaftar di bidang seni serta olahraga. Tanpa dokumen ini, peserta dipastikan gugur dalam tahap seleksi.
Wakil Koordinator Bidang Portofolio SNPMB, Achmad Syarief, mengimbau seluruh peserta agar ekstra cermat dalam proses ini.
"Jadi kalau ada kewajiban portofolio tapi peserta tidak mengunggah portofolio, maka dengan otomatis peserta itu tidak dapat mengikuti seleksi, karena kewajiban utamanya tidak muncul," ucapnya pada sosialisasi secara daring, dikutip SURYA.CO.ID dari kanal YouTube SNPMB ID, Selasa (3/2/2026).
Baca juga: Panduan Cara Buat Akun SNPMB Untuk Daftar SNBP 2026, Registrasi Dibuka Mulai Senin 12 Januari
Peserta harus memahami bahwa portofolio bukan sekadar kumpulan karya lama. Secara garis besar, terdapat dua komponen utama yang harus ada:
Achmad Syarief menekankan bahwa penggunaan template resmi dari SNPMB adalah harga mati.
Menggunakan file di luar template standar berisiko menyebabkan diskualifikasi.
“Contoh, di portofolio seni rupa diminta menggambar dengan tema tertentu. Mohon dikerjakan dengan baik,” terangnya.
Berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, berikut adalah kesalahan yang sering menyebabkan peserta gagal:
Pastikan Anda mengecek apakah jurusan pilihan Anda termasuk dalam daftar berikut:
Agar tidak salah langkah, ikuti panduan unduh template resmi berikut ini:
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung