TRIBUNMANADO.CO.ID - Nama Anik Wandriani kian menguat dan digadang-gadang sebagai calon Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara (Sulut) untuk masa bakti mendatang.
Figur perempuan yang dikenal aktif dalam berbagai organisasi strategis di Sulut ini dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, serta jejaring yang mumpuni untuk memimpin Gerakan Pramuka di daerah Nyiur Melambai.
Sebagai Ketua Kwarda, Anik Wandriani nantinya akan mengemban tugas memimpin Gerakan Pramuka di tingkat daerah selama masa bakti kwartir daerah.
Tanggung jawab tersebut meliputi pelaksanaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka, keputusan Musyawarah Nasional, Kwartir Nasional, hingga Keputusan Musyawarah Daerah.
Tak hanya itu, Ketua Kwarda juga bertugas membina dan membantu kwartir cabang di seluruh wilayah Sulawesi Utara, termasuk pembinaan gugusdepan dan satuan karya (saka), guna memastikan pembinaan kepramukaan berjalan optimal hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam perannya, Ketua Kwarda juga diwajibkan menjalin hubungan dan kerja sama yang harmonis dengan Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), serta membangun sinergi dengan instansi pemerintah, pihak swasta, dan organisasi kemasyarakatan di tingkat daerah yang sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka.
Seluruh pelaksanaan program tersebut wajib dilaporkan kepada Majelis Pembimbing Daerah, serta disampaikan secara berkala kepada Kwartir Nasional sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi.
Selain laporan perkembangan Gerakan Pramuka di daerah, Ketua Kwarda juga berkewajiban menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Kwartir Daerah kepada Musyawarah Daerah, dengan tembusan kepada Kwartir Nasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Termasuk di dalamnya laporan tahunan dan laporan keuangan yang disampaikan kepada Majelis Pembimbing Daerah dan Rapat Kerja Daerah.
Anik Wandriani sendiri dikenal sebagai sosok yang saat ini aktif dan disibukkan dengan berbagai tanggung jawab penting.
Ia menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulut, serta Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sulut.
Sebagai Bunda PAUD, Anik berperan sebagai tokoh sentral dan simbol dalam Gerakan Nasional PAUD Holistik Integratif.
Ia bertugas memotivasi dan menggerakkan masyarakat, sekaligus melakukan advokasi untuk mewujudkan layanan PAUD yang bermutu, terpadu, dan menyeluruh di Sulawesi Utara.
Dengan latar belakang pengalaman organisasi, kepemimpinan, serta perannya dalam berbagai program pembangunan sumber daya manusia, Anik Wandriani yang juga merupakan istri Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) dinilai pantas dan layak untuk dicalonkan sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sulut.
Figur Anik dinilai mampu membawa Gerakan Pramuka Sulawesi Utara semakin adaptif, berdaya saing, dan relevan dalam membentuk karakter generasi muda di era saat ini.
(TribunManado.co.id/Rhendi Umar)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK