TRIBUNJAKARTA.COM - Perbedaan reaksi ditunjukkan pelatih Persija Jakarta dan Persib Bandung dalam menyikapi isu krusial jelang lanjutan Super League 2025/2026.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, angkat bicara soal keberadaan pemain naturalisasi atau Diaspora yang belakangan menuai sorotan publik.
Sementara itu, sikap berbeda ditunjukkan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak.
Juru taktik asal Kroasia itu justru memberi kode baru terkait aktivitas transfer Maung Bandung pada musim ini.
Dari pernyataannya, tersirat sinyal bahwa pergerakan Persib di bursa transfer tidak akan berlangsung panjang.
Mauricio Souza, merespons sorotan publik terkait kehadiran pemain naturalisasi atau Diaspora di dalam skuadnya.
Mantan pelatih Madura United itu mengaku memahami kritik netizen yang menilai para pemain Diaspora seharusnya lebih difokuskan untuk kepentingan tim nasional Indonesia.
Namun di sisi lain, Mauricio menegaskan bahwa kehadiran mereka di level klub justru sejalan dengan regulasi Super League 2025/2026.
Ia pun menyinggung aturan baru yang memperbolehkan setiap klub memiliki hingga 11 pemain asing.
Kebijakan itu menurutnya membuat pemanfaatan pemain Diaspora menjadi hal yang wajar dan relevan dengan kebutuhan kompetisi.
"Saya melihat di internet banyak komentar soal pemain naturalisasi yang datang dan bermain di Liga Indonesia," ujar Mauricio Souza dikutip dari Bolasport, Kamis (5/2/2026).
"Tapi seperti yang saya sampaikan, mereka adalah pemain bagus, dan Timnas Indonesia pasti melihat potensi mereka untuk dipanggil,” sambungnya.
Mauricio Souza menyinggung regulasi Super League 2025/2026 yang memperbolehkan setiap klub mempunyai 11 pemain asing.
"Kita harus memahami bagaimana peraturan liga. Liga mengizinkan 11 pemain asing untuk didaftarkan."
"Sementara pemain naturalisasi adalah pemain Timnas Indonesia dan berstatus pemain lokal. Kehadiran mereka bisa memperkuat tim dan meningkatkan kualitas kompetisi,” jelas Mauricio Souza.
Pelatih Bojan Hodak mulai memberi sinyal bahwa aktivitas transfer Maung Bandung pada musim ini tidak akan berlangsung panjang.
Dari pernyataan yang dilontarkannya, tersirat keyakinan bahwa komposisi pemain yang ada saat ini sudah cukup memadai untuk membawa Persib melangkah ke fase kompetisi berikutnya.
Bojan Hodak mengisyaratkan tak perlu melakukan rekrutmen tambahan.
"Menambah pemain (untuk putaran kedua)? Saya rasa tidak. Saya rasa kami sudah selesai," kata Bojan Hodak dilansir dari BolaSport.com.
Pelatih asal Kroasia itu menambahkan, jika dilihat dari sisi jumlah, Persib sebenarnya tidak berada dalam kondisi kekurangan pemain.
Setiap kedatangan nama baru pun, menurutnya, akan menuntut penyesuaian ulang terhadap komposisi yang sudah terbentuk.
Ia juga mengakui bahwa ada beberapa pemain yang mendapat perhatian terkait kontribusinya di tim.
Namun, melepas pemain pada bursa transfer tengah musim bukan perkara sederhana dan penuh pertimbangan.
"Tidak ada penambahan untuk lokal dan asing. Untuk pemain asing kami sudah punya 11," ujarnya.
Hingga saat ini, Persib baru meresmikan dua nama sebagai wajah anyar, yakni Dion Markx dan Layvin Kurzawa, untuk menghadapi lanjutan Super League 2025/2026.