TRIBUNSUMSEL.COM -- Hadits sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain, adalah hadits yang sangat populer.
Rasulullah SAW menghendaki umatnya agar menjadi manusia yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri, apa lagi untuk orang lain.
Hadits sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain, tulisan Arabnya adalah sebagai berikut:
Hadits riwayat dari Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
Khairunnas anfauhum linnas
Artinya:
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya”
Saking terkenalnya hadits ini, hadits ini diterjemahkan dalam bahasa Inggris, yakni :
The best person is the one who benefits all human beings (sumber : ziaislamic.com)
Hadits ini bisa dikatakan mampu mencakup banyak hal. Khairunnas anfa’uhum linnas hadits ini menyatakan bahwa manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi manusia atau orang lain.
Hadits ini cakupannya luas dan sangat sejalan dengan ayat Alquran.
Semua orang dapat menjadikan dirinya paling baik yaitu bermanfaat bagi orang lain sesuai dengan profesi dan peran masing-masing.
Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim. Setiap Muslim diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.
Banyak kebaikan yang dapat kita rasakan ketika kita mau menjadi manusia yang bermanfaat.
Memberikan manfaat kepada orang lain, maka manfaatnya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri.
Allah Jalla wa ‘Alaa berfirman,
إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ
“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri.” (QS. Al-Isra: 7)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
مَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِى حَاجَتِهِ
“Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan membantu keperluannya.” (Muttafaq ‘alaih)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ
“Barang siapa yang memudah kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya pada hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang dalam kesulitan niscaya akan Allah memudahkan baginya di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim)
Agar kita benar-benar mendapatkan manfaat yang kita berikan kepada orang lain, kita harus ikhlas, karena ikhlas adalah salah satu kunci diterimanya amalan kita.
Dan hanya amalan yang diterima Allah Jalla fii ‘Ulaah yang akan memberikan manfaat kepada kita baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Demikian Hadits Sebaik-baik Manusia adalah yang Paling Bermanfaat Bagi Manusia Lain, Tulisan Arab dan penjelasannya. (lis/berbagai sumber)
Baca juga: Lirik dan Arti Lagu Ramadhan Ya Nurul Hilal, Dipopulerkan Maher Zein, Wahai Cahaya Hilal Kemarilah
Baca juga: Doa Allahumma Anta Robbi La Ilaha Illa Anta Kholaqtani, Keutamaan Diamalkan Setelah Sholat Maghrib
Baca juga: Lirik Romadhon Tajalla Wabtasama Lengkap Terjemahnya, Ramadhan Telah Tampak dan Tersenyum
Baca juga: Hadits Man Shoma Romadhona Imanan Wahtisaban, Keutamaan Puasa Ramadan Dapat Menghapus Dosa yang Lalu
Baca juga: Arti Taqawwul, Ghadul Bashar, Tabbaruj, Takabur, Kumpulan Istilah Bahasa Arab Menunjukkan Sifat