TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pelaksanaan Ziarah Kubro dalam menyambut bulan suci Ramadhan di Palembang, akan dimulai pada 6 Februari hingga 8 Februari.
Pihak panitia sendiri memastikan persiapan kegiatan wisata religi tersebut, sudah hampir 100 persen.
Puluhan ribu umat Muslim akan menghadiri Ziarah Zubro dimulai dari area Masjid Darul Muttaqin.
Bahkan untuk pelaksanaan ziarah kubro, tersebut tidak hanya berasal dari warga Palembang dan Sumsel semata, namun juga dari Surabaya, Malaysia, Arab Saudi hingga Yaman.
Ritual ziarah kubro hari pertama dimulai dari Masjid Darul Muttaqin, puluhan ribu umat muslim ini akan berjalan kaki atau arak- arakan menyusuri kawasan di Jl dr M Isa, pada sekitar pukul 06.30 Wib menuju ke Makam Gubah untuk berziarah ke makam Al Habib Aqil bin Yahya dilanjutkan ke pemakamkan Al Habib Ahmad Bin Syech bin Syahab.
Selanjutnya di hari kedua, akan melanjutkan ziarah ke Makam Naga Swidak dan Ponpes menghadiri haul Ponpes Ar-Riyadh.
Adapun hari ketiga, ribuan umat Islam ini menuju ke pemakaman Kawah Tengkurep ke makam sultan-sultan dari Kesultanan Palembang Darussalam.
"Kita perkirakan tahun ini peziarah hadir di atas 10 ribu orang, baik dari Kota Palembang maupun dari Surabaya dan mancanegara. Ini karena memang, setiap tahun pelaksanaan Ziarah Kubro, peziarah yang berpartisipasi juga terus meningkat. Sehingga perkiraan ini sangat masuk akal," kata ketua Panitia Ziarah Kubro 2026, Al Habib Abdurrahman bin Hasan Al Habsy, kamis (5/2/2026).
Dalam pelaksanaan ziarah kubro tersebut, kata Abdurrahman, umat Islam di sepanjang perjalanan akan melantunkan Shalawat dan juga ayat-ayat suci Al-Qur'an dan sekaligus berdoa untuk kemaslahatan umat Muslim dan bangsa Indonesia secara keseluruhan serta bisa melaksanakan ibadah Ramadhan dengan lancar dan khusyuk.
Adapun kegiatan ziarah kubro sendiri, terang Abdurrahman tidak lain bertujuan syiar Islam dan meneladani perjuangan para habib tadi di dalam menyebarkan agama Islam di Kota Palembang dan juga Kesultanan Palembang Darussalam tersebut.
Maka dari itu, terang Abdurrahman, kegiatan tersebut mendapat support dari semua kalangan termasuk juga Pemkot Palembang dan Pemprov Sumsel.
Baca juga: Jadwal dan Rute Ziarah Kubro Palembang 2026, Bakal Dihadiri Ribuan Jemaah Dari Dalam dan Luar Negeri
Baca juga: Cerita Jemaah Ziarah Kubro Asal Bandar Lampung Datang Sejak Hari Pertama, Diajarkan Sejak Kecil
Adapun ziarah kubro sendiri, juga merupakan agenda rutin di saat menjelang ramadhan yang digelarnya ini beberapa hari menjelang bulan Ramadhan.
Di sisi lain, hal ini sebagai bentuk kecintaan umat Islam terhadap ulama-ulama, habib dan juga habaib yang ada di Kota Palembang.
"Alhamdulillah, setiap tahun jumlah umat yang ikut dalam ziarah kubro ini mengalami peningkatan. Melihat kondisi yang ada saat ini, diperkirakan lebih dari 5 ribu yang hadir. Walaupun dilakukan dengan berjalan kaki, namun kita tetap semangat. Karena sudah menjadi tradisi jelang Ramadhan tersebut. Yang terpenting lagi, semuanya ungkapan rasa cinta kita ke ulama, habib dan habaib tersebut," pungkasnya.
Pantauan dilokasi dikawasan pemakaman Gubah sendiri terlihat sejumlah panitia, telah menyiapkan perlengkapan untuk digunakan nantinya.
Ikuti dan bergabung dalam saluran WhatsApp Tribunsumsel.com