Kisah Karmin, Pria asal Serang Kaget Tiba-Tiba BPJS PBI Miliknya Nonaktif, Terpaksa Berobat Umum
February 05, 2026 07:59 PM

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Seorang peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, mengeluhkan status kepesertaan BPJS PBI miliknya yang mendadak dinyatakan nonaktif saat digunakan untuk berobat.

Peserta bernama Karmin mengaku mengalami kejadian tersebut pada Rabu, 4 Februari 2026, ketika hendak berobat menggunakan BPJS PBI di Puskesmas Tirtayasa.

Namun saat dilakukan pengecekan oleh petugas, BPJS PBI miliknya tidak dapat digunakan karena berstatus nonaktif.

Baca juga: Jumlah Anak Tidak Sekolah di Pandeglang Capai 42.415 Jiwa, Disdikpora : Setiap Tahun Naik

Untuk memastikan, Karmin kemudian mengunduh dan memeriksa status kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN. 

Hasilnya, keterangan yang muncul tetap sama, yakni BPJS PBI miliknya berstatus nonaktif.

Menurut Karmin, BPJS PBI tersebut terakhir kali digunakan dan masih berstatus aktif pada 3 Januari 2026.

Ia mengaku tidak mengetahui penyebab perubahan status tersebut, apakah karena adanya pembaruan data atau kebijakan tertentu dari pemerintah.

"Saya tidak tahu penyebabnya apa, apakah ada pembaruan data atau bagaimana. Soalnya dari dulu tidak pernah ada masalah seperti ini," katanya.

Karmin menjelaskan bahwa dirinya telah terdaftar sebagai peserta BPJS PBI sejak sekitar tahun 2010, saat program tersebut dibagikan secara gratis melalui pemerintah desa bagi masyarakat tidak mampu.

Baca juga: Kota Serang Butuh Tambahan Anggaran Rp10 Miliar Demi Tercapainya UHC Prioritas PBI BPJS Kesehatan

Selama lebih dari satu dekade menjadi peserta, ia mengaku baru kali ini mengalami kendala BPJS PBI tidak dapat digunakan.

Akibat status nonaktif tersebut, Karmin terpaksa menjalani pengobatan dengan biaya umum untuk berobat jalan.

Ia mengaku khawatir jika ke depan kembali membutuhkan layanan kesehatan, sementara BPJS PBI miliknya masih belum aktif.

"Sekarang terpaksa berobat umum. Saya khawatir ke depannya kalau sakit lagi, BPJS-nya masih tidak aktif," ujarnya.

Karmin berharap agar kepesertaan BPJS PBI miliknya dapat kembali aktif, mengingat program tersebut merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.

"Harapannya BPJS PBI saya bisa aktif lagi. Ini kan BPJS gratis dari pemerintah, supaya masyarakat tidak pusing dan tidak perlu bolak-balik ke kantor BPJS buat mengaktifkan," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.