TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kesejahteraan bagi guru utamanya di pondok pesantren pelosok negeri seringkali diabaikan.
Suara dari para pencetak generasi bangsa ini justru kerap mendapat penghasilan jauh dari upah minimum.
Padahal tugasnya berat. Mengajar pendidikan dan membentuk akhlak calon pemimpin masa depan.
Hal ini turut menjadi perhatian usai dilantiknya Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Sulawesi Selatan (Sulsel)
Ketua Pergunu Sulsel Muhammad Yunus bakal aktif menyuarakan kesejahteraan guru, khususnya di sekolah swasta.
Pemerintah disebutnya harus hadir menjamin kesejahteraan bagi sosok-sosok yang mencetak generasi penerus bangsa.
"Kita mendorong pemerintah terus melakukan afirmasi terhadap guru kita di madrasah dan pondok pesantren khususnya swasta," ujar Ketua Pergunu Sulsel Muhammad Yunus saat ditemui di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, Jl Nuri, Kecamatan Mariso, Kota Makassar pada Kamis (5/2/2026) sore.
"Tidak dibisa dipungkiri beberapa diantaranya memang masih memiliki penghasilan belum layak sebagai guru," sambungnya.
Baca juga: Nestapa Guru Honorer Luwu Jadi PPPK Paruh Waktu Tapi Gaji Rp0
Pemerintah sudah mencoba menjangkau kesejahteraan bagi insan Pendidikan di pesantren.
Diantaranya Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren.
Ditjen ini dinilai bisa menjadi tonggak meningkatkan kesejahteraan guru di pesantren.
Di sisi lain, Pergunu Sulsel juga bakal bergerak dengan memantik kemandirian pesantren.
"Disamping itu kita dorong pesantren agar bisa mandiri. Dengan kemandirian pesantren bisa berkontribusi banyak juga bagi kesejahteraan guru," ujar Muhammad Yunus.
Pesantren perlu mengembangkan unit bisnis yang bisa membantu pemenuhan kebutuhan operasional.
Unit bisnis ini bisa dikelola santri maupun pengurus.
Selain itu pelatihan kewirausahaan dengan mengintegrasikan kurikulum agama agar menghasilkan santri produktif.
Pesantren bisa juga membangun jejaring kemitraan dengan dunia industri dalam pelatihan hingga penyaluran produk.
Ketua Umum Pergunu Prof Dr KH Asep Syaifuddin Chalim menilai pesantren harus melahirkan santri yang dibutuhkan bangsa.
Mulai dari ulama, ilmuwan, birokrat hingga konglomerat.
"Pesantren harus melahirkan ulama dan ilmuwan besar yang ilmunya digunakan menerangi masyarakat dan jadi referensi birokrat. Pesantren harus melahirkan birokrat yang mengupayakan terwujudnya kesejahteraan dan keadilan," ujar Prof Dr KH Asep Syaifuddin Chalim.
"Pesantren harus menghasilkan konglomerat besar tapi orientasinya memberikan kontribusi kesejahteraan Indonesia. Pesantren harus lahirkan professional yang bertanggungjawab," sambungnya.
Pengurus Wilayah Sulsel baru saja dilantik Prof Dr KH Asep Syaifuddin.
Muh Yunus ditunjuk sebagai Ketua Pergunu Sulsel periode 2026-2031.
Para pengurus nampak kompak dengan mengenakan kemeja NU berwarna hijau.
Saat pelantikan, satu per satu pengurus naik ke atas panggung.
Dipimpin Muhammad Yunus, sumpah dilantangkan dihadapan bendera Pergunu dan bendara Republik Indonesia.
Penyerahan petaka Pergunu dari Prof Dr KH Asep Syaifuddin Chalim ke Muhammad Yunus menandai perjalanan Pergunu Sulsel periode 2026-2030.
Susunan Pengurus Pergunu Sulsel 2026-2031
Ketua : Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag, M.Ag
Wakil Ketua :
Prof. Dr. H. Syarifuddin Ondeng, M.Ag
Muh. Fihris Khalik, SS, MA, Ph.D
Prof. Dr. H. Munawir Kamaluddin, SH, MA
Hasid Hasan Palogai, SH, MH
Dr. H. Muhammad, M.Ag
Dr. Hj. Yuspiani, M.Pd
Dr. Mulyadi, M.Pd
H. Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D
Sekretaris : Dr. H. Muhammad Yunus Muin, S.Ag. M.Pd.I
Wakil Sekretaris :
Dr. H. Ramli Rasyid, S. Ag, M.Ed
H. Saenong, Lc. MA
Dr. H. Husain Sarujin, SH, MM, M. Si, MH.
Hamzah Alias, SS, M.Pd.
Dr. Hasniati, SS, M.Ag
H. Mallingkai Ilyas, Lc, MA
Dr. Ardiansyah Hajar, S.Pd.I, M.Pd
Muhammad Nasir Toding, S. Kom
Bendahara : Drs. H. Hasnawi Makkatutu, MM
Wakil Bendahara :
Dr. H. Supriadi Arif, S.Pd. M.Si
Nisaul Khaer, SE, MM.
Departemen Peningkatan Kompetensi Guru :
1. Dr. Hj. Darmawati, M.Pd (Ketua)
2. Dr. H. Ahmad Afif, M.Ps.I
3. Dr. Hj. Nuraedah, M.Pd.
4. Dr. H. Nurjannah, M.Pd.
5. Dr. H. Zulfikah, M.Pd.
6. Drs. H. Muh. Qasim Abu Bakar, M.Pd.
7. Nelvi, S.Pd. M.Pd
8. Hj. Marsufah, S.Pd.I, MM
9. Sulaeman, S.Pd.I
Departemen Kaderisasi dan Pengembangan Organisasi :
1. Dr. H. Ali Imran Sadiq, S.AP. M.Adm. SDA (Ketua)
2. Drs. Daswar Muhammad Rewo
3. Dr. Asmullah, S.Ag. M.Th.I
4. Drs. Mursyid, M.Pd.
5. Sabaruddin, S.Pd. M.Pd.
6. H. Samsu Alam, S.Ag. M.Pd.I
7. Abdul Djabbar
8. Nesmawati, S.Pt.
9. H. Mursidin, SE, MM.
Departemen Advokasi dan Perlindungan Hukum :
1. Prof. Dr. H. Marillang, SH, MH (Ketua)
2. Prof. Dr. Hj. Asni,S.Ag. M.HI
3. Andi Moch. Rezki Darma, S.Ag. M.HI
4. Dr. Hj. Musyfikah Ilyas, S.HI, M.HI
5. Dr. Kiljamilawati, S.Ag. MH
6. Dr. H. Nurdin, S.Ag. MH
7. Dr. H. Salman Fattah, S.Pd.I, MH
8. Dea Larissa, SH. MH
9. Shirny Fathanal Haqq., S.Pd. SH.
Departemen Wirausaha/Teacherpreneurship dan Koperasi :
1. Ir. H. Rusdi Hidayat Jufri, MT (Ketua)
2. Dr. H. Muh. Rasbi, SE, MM
3. H. Ambo Tuo, S.Ag. MA.
4. Dr. H. Muhammad Nur, SE, MM
5. Dr. Ahmad Dzul Ilmi S, SE, MM
6. Dr. Takdir Khaer, S.Pd.I, M.Pd.
7. Ermin Nur, SE, MM
8. Suedi, S.Pd.I
9. Bustan Khalik, S.AB.
Departemen Pembinaan dan Penguatan Mental Aswaja :
1. Dr. H. Saefullah Rusmin, Lc. M.Th.I (Ketua)
2. H. Misbahuddin Salamu, S.Ag. MA
3. Dr. H. Jamaruddin, M.Ag.
4. Dr. H. Fitriadi, S,Ag. M.Ag.
5. Dr. H. Taslim, S.Ag. M.Ag.
6. Hj. Marliah Rahim, S.Ag. M.Ag.
7. Drs. H. Nurullah, M.Pd
8. Drs. H. Alimuddin, MA
9. Ilyas Nawawi, S.Ag. MA.
Departemen Seni dan Budaya :
1. Hj. Husnah, S.Ag. MA (Ketua)
2. Hj. Sitti Hasnah, S.Ag.
3. Hj. Tirtawati, S.Ag. M.Pd.
4. Dr. Masita, S.Ag. M.Pd. 5. Dra. Hj. Amirah Canring
6. Dahniar, S.Pd. M.Pd.
7. Hj. Faridah, S.Ag.
8. Andi Miftahul Jannah, S.Ag.
9. Indra Octavia, S.Sos, SE
Departemen Kerjasama Lintas Sektoral :
1. Dr. H. Nur Khalik, S. Sos, MA (Ketua)
2. Dr. Hj. Nurjannah Abna, M.Pd.
3. Dr. H. Nurdin Nani, M.Pd.
4. Dr. Nur Rahmah, SKM, MKM
5. H. Abdurrahman Bahnadi, S.Ag. MH.
6. H. Umar Said, ST, MM.
7. H. Fahrul Rahman, SE, MM
8. H. Ahmad Yani Razak, S.Pd.I, MM
9. H. Mushadil, S.Pd.I
Departemen Komunikasi dan Pengembangan Informasi Teknologi :
1. Prof. Dr. H. Firdaus Muhammad, MA (Ketua)
2. H. Mawardi Siradj, S.Ag. MH.
3. Hj. Wardiah, SH.I, MM
4. Suriadi Bin Asriadi, S.Pd.I, M.Pd
5. Ahmad Arafah Assabiq, S.Pd.
6. H. Abdul Waris Usman, S.Ag. MA
7. Ardiansyah, S.Sos
8. Tsarwah Salsabila, S.Pi
9. Edi Kurniawan, S.Pd. M.Pd.(*)