TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – DPRD Kaltara terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Sebagai bentuk pengawasan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kaltara, Robenson Tanden telah melakukan peninjauan langsung ke beberapa lahan pertanian, salah satunya di Tarakan Kalimantan Utara beberapa waktu lalu.
Robenson Tanden bersama anggota komisi II lainnya meninjau lahan pertanian di kawasan Sungai Sianboy di Tarakan.
Peninjauan dilakukan pada lahan pertanian seluas kurang lebih 202 hektare yang merupakan bagian dari program Kementerian Pertanian dan telah mulai dikerjakan sejak tahun 2015.
Baca juga: Dinas Pertanian Ungkap 6 Tantangan Kemandirian Pangan di Tana Tidung
Robenson Tanden mengatakan, pengawasan ini penting untuk memastikan seluruh program pertanian yang dijalankan pemerintah benar-benar berjalan sesuai perencanaan serta memberikan manfaat nyata bagi petani.
“Lahan ini sudah dilakukan penanaman oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama petani Kota Tarakan pada minggu lalu. Saat ini padi yang ditanam sudah berusia sekitar 15 hari,” kata Robenson Tanden, Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan, hasil peninjauan menunjukkan perkembangan tanaman padi cukup menggembirakan. Bahkan, jumlah anakan padi di lahan tersebut mencapai sekitar 30 anakan per rumpun.
“Kondisi ini menjadi bukti bahwa lahan di Sungai Sianboy sangat cocok untuk pertanian. Potensinya besar dan harus terus kita kawal bersama,” katanya.
Menurut Robenson, DPRD Kaltara berkomitmen untuk terus mengawasi program-program pertanian agar selaras dengan target ketahanan pangan daerah dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan kelompok tani, khususnya di Kota Tarakan.
“Lahan ini merupakan bagian dari program Kementerian Pertanian. Harapan kita, program ini berhasil dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan petani di Tarakan,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu