Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Laber | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, Salid, SPd, MM., mengaku takjub melihat pesatnya perubahan dan reformasi yang dilakukan SMKN 2 Blangsere.
Bahkan, Salid sempat mengira SMK itu sekolah perhotelan karena tampak begitu rapi, indah, dan tertata.
“Wah, saya tak menyangka. Tadi saya kira ini sekolah perhotelan,” ujar Salid spontan saat membuka Turnamen Futsal Piala SMKN 2 Blangsere di halaman sekolah tersebut, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan turnamen futsal itu diikuti oleh sejumlah pelajar tingkat SMP dan MTs di wilayah sekitar dan menjadi ajang pembuka rangkaian promosi sekolah.
Kepala SMKN 2 Blangsere, Junaudi, mengatakan turnamen futsal ini digelar sebagai langkah strategis untuk memperkenalkan sekolah kepada siswa-siswa Sekolah Menengah Pertama yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan SMKN 2 Blangsere kepada adik-adik SMP dan MTs, agar sekolah ini bisa menjadi salah satu referensi mereka dalam melanjutkan studi,” jelas Junaudi.
Baca juga: Dorong Pemulihan Pascabencana, PSDKU USK Gayo Lues Terjunkan 50 Mahasiswa KKN ke Kampung Tetinggi
Ia berharap, selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan tersebut juga mampu membangun citra positif sekolah dan menarik minat calon peserta didik baru.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Gayo Lues, Basri, dalam arahannya menyampaikan bahwa turnamen futsal ini tidak hanya bermanfaat untuk menjaring bakat olahraga di kalangan pelajar, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antar sekolah.
Basri juga menegaskan bahwa meskipun secara regulasi administrasi sekolah tingkat SMA dan SMK berada langsung di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Aceh.
Namun pada hakikatnya seluruh elemen pendidikan tetap memiliki tujuan yang sama.
“Secara administrasi kita berada di bawah pemerintah provinsi, tetapi pada hakikatnya kita semua adalah satu keluarga besar pendidikan yang memiliki tujuan yang sama, yakni mencerdaskan generasi muda,” pungkasnya. (*)