BANGKAPOS.COM - Profil dan Harta Kekayaan Gubernur NTT Melki Laka Lena
Nama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena mendapat banyak sorotan setelah kasus viral viral di daerah tersebut.
Berikut ini profil dan harta kekayaan Gubernur NTT
Melki Laka Lena yang bernama lengkap Emanuel Melkiades Laka Lena merupakan politisi Golkar.
Ia lahir pada 10 Desember 1976 di Kupang, NTT.
Dikutip dari laman Golkar, latar belakang pendidikan Melki bertolak belakang dengan profesinya saat ini sebagai politisi.
Baca juga: Heboh Guru SD Pakai Sabu 10 Tahun Tak Dipecat, Rutin Isap Pagi Hari
Ia merupakan lulusan S1 Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun 2001.
Sebelum menjadi Gubernur NTT, Melki adalah anggota DPR RI periode 2019-2024 mewakili NTT dan dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi IX.
Meski gelar Melki tak sesuai profesinya, nyatanya latar belakang pendidikannya membuat ia berkontribusi besar bagi dunia kesehatan, terutama di NTT.
Salah satu kinerjanya selama menjadi anggota DPR RI adalah menjadi Ketua Panja RUU Kesehatan, yang akhirnya disahkan menjadi UU Kesehatan.
Melki juga memperjuangkan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Ben Mboi di Kota Kupang, pembangunan enam RS Pratama di NTT, hingga pembangunan maupun renovasi lebih dari 50 puskesmas prototipe dan puskesmas pembantu (pustu).
Sebelum terjun ke dunia politik, Melki pernah menjadi Konsultan untuk Puri Consulting Energy Jakarta (2005-2010) dan bergabung dalam Tim Khusus Menteri untuk Departemen Energi dan Sumber Daya (2005-2009).
Di Golkar, ia pernah dipercaya sebagai Ketua PP angkatan Muda Golkar (2015-2016), Ketua DPD I Golkar Provinsi NTT (2017-2020) , serta Ketua PPK Kosgoro (2017-2020).
Mengutip dari e-lhkpn, Gubernur Melki terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 3 Oktober 2025 dengan total kekayaan hampir Rp12 miliar.
Berikut rinciannya:
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 4.364.956.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 128 m2/102 m2 di KAB / KOTA
TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 987.750.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 33 m2/28 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp. 545.126.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 96 m2/52 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA BARAT , HASIL SENDIRI Rp. 632.080.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 30.000 m2/20 m2 di KAB / KOTA
SUBANG, HASIL SENDIRI Rp. 900.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 128 m2/102 m2 di KAB / KOTA KOTA
TANGERANG , HASIL SENDIRI Rp. 1.300.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.385.500.000
1. MOTOR, HONDA BEAT Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp.
3.500.000
2. MOBIL, TOYOTA FORTUNER Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp.
340.000.000
3. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp.
798.000.000
4. MOBIL, TOYOTA SIENTA SIENTA 1.5 Q CTV (NSP170-MWYUKD)
Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 244.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 365.000.000
2025
D. SURAT BERHARGA Rp. 546.587.039
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 7.911.824.055
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 14.573.867.094
III. HUTANG Rp. 2.600.000.000
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 11.973.867.094
(Tribunnews.com/Pravitri Retno W, TribunFlores.com/Charles Abar)