TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Kasus kucing ditendang di Blora memasuki babak baru.
Pihak keluarga pemilik kucing Mintel yang ditendang di Lapangan Kridosono, Blora, ingin proses hukum untuk pelaku tetap berlanjut.
Terduga pelaku PJ (69), warga Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.
Adik pemilik kucing, Firda Latifah Anwar (21), mengatakan dari pihak keluarga meminta agar kasus tersebut terus diproses oleh pihak kepolisian.
"Kalau pinginnya pasti diproses ya. Karena jujur kalau namanya hewan peliharaan itu kan enggak ada gantinya," tandasnya.
Ia mengaku pelaku sempat datang ke rumah, dan menawari mau mengganti kucing Mintel yang mati, dengan jenis kucing yang lain.
Baca juga: Pria Penendang Kucing di Blora Minta Maaf Usai Diperiksa Polisi
Namun, hal itu ditolaknya. "Nanti tak ganti kucing Persia, Korea, Jepang." Saya itu pokoknya maunya mintel gitu. Mintel itu enggak ada gantinya," ujarnya.
"Dia itu enggak ada yang gantiin gitu," tegasnya, saat ditemui di rumahnya, di Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kamis (5/2/2026).
Oleh karena itu, pihaknya menegaskan dari pihak keluarga pemilik kucing Mintel agar pelaku bisa mendapatkan hukuman yang setimpal.
"Jadi kalau bisa dan pinginnya dari pihak keluarga jelas, pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal begitu," tegasnya.
Firda menyebut pelaku beberapa hari lalu sempat berkunjung ke rumah, bersama Bhabinkamtibmas, untuk mediasi terkait kasus tersebut.
"Iya, pelaku sempat datang ke rumah itu di hari Selasa Malam kayaknya kalau enggak salah. Habis Magrib itu sempat mediasi ke rumah, sama Pak Lurah, sama Pak Bhabin, buat mediasi. Tapi dari pihak keluarga masih belum berdamai begitu," terangnya.
Baca juga: Warga Jangli Semarang Wasawas, Teror Tanah Gerak: Jalan Patah, Rumah Miring hingga Ada yang Ambruk
Pihaknya menceritakan, bahwa pelaku saat itu sempat menawarkan akan mengganti dengan kucing jenis lain.
"Sempat waktu itu bilangnya itu mau disiapin kucing Persia gitu. Tapi dari kami, dari keluarga jelas menolak ya. Karena itu kita bukan pingin diganti kucing baru. Jadi kami ingin pertanggungjawabannya. Kalau sekarang belum bisa berdamai. Jujur karena itu nyawa ya, jadi kita masih belum ada pikiran untuk berdamai," paparnya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus kucing yang ditendang tersebut. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.(Iqs)