TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kendari mencatat jumlah tenaga pendidikan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 5.026 orang.
Lima ribu lebih guru ini tersebar di tiga jenjang satuan pendidikan mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pada 2026, total peserta didik berdasarkan jenjangnya yaitu 62.268 siswa dengan rincian 8.153 murid TK, 39.262 murid SD, dan 14.853 pelajar SMP.
Sementara jumlah sekolah di Kendari, yakni 180 TK/RA, 140 SD/MI, 54 SMP/MTs, dan 46 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Kendari, Saemina, mengatakan, jumlah guru di Kota Lulo sebenarnya sudah mencukupi.
Baca juga: 7 Relawan FK UHO Kendari Buka Posko Kesehatan di Aceh Tamiang, Layani 535 Warga, Pasang Filter Air
Namun, distribusi guru berdasarkan mata pelajaran belum merata.
Seperti guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) serta Bimbingan dan Konseling (BK) masih tergolong kurang.
Saemina mengatakan kekurangan tenaga pendidik pada dua mata pelajaran tersebut telah disampaikan kepada pemerintah pusat.
"Kita menunggu lagi regulasi dari pusat, tapi kita juga tetap mengusul untuk pemenuhan guru PJOK dan BK ini," katanya saat diwawancarai wartawan.
Sebagai informasi, Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendari terletak di Jalan Balai Kota III, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia.
Baca juga: Syarat dan Cara Daftar Siswa Baru di SMA Garuda Sulawesi Tenggara, Dibuka 5–28 Februari 2026
Jaraknya 800 meter atau tiga menit dari Kantor Balai Kota di Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)