Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bangunan SD Negeri 3 Beruk di Desa Beruk Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar ikut terdampak gempa bumi yang berpusatat di Pacitan, Jumat (6/2/2026) dini hari.
Meski bangunan sekolah itu mengalami kerusakan, kegiatan belajar mengajar (KBM) pada hari ini tetap berjalan.
Kepala SD Negeri 3 Beruk Suradi mengatakan kondisi ruang-ruang kelas mengalami kerusakan pasca terjadi gempa Pacitan.
"Gempa bumi tadi pagi menyebabkan kerusakan pada bangunan SDN 3 Beruk, mulai dari langit-langit plafon kelas jatuh, retak pada dinding tembok kelas, dan kuda-kuda atap ruang kelas ada yang patah," kata Suradi, Jum'at (6/2/2026).
Baca juga: Daftar Kerusakan SDN 3 Beruk Karanganyar Dampak Gempa Pacitan, Mulai dari Atap hingga Tembok
Suradi mengatakan, kerusakan yang dimaksud yaitu separuh langit-langit plafon kelas 2 dan 3 ambruk.
Selain itu kerusakan lain terjadi pada dinding tembok kelas 1 retak dan kuda-kuda atap kelas 6 patah.
"Meskipun demikian, KBM masih tetap berjalan di masing-masing kelasnya, kecuali kelas 6, kami alihkan ke ruang perpustakaan," kata dia.
Baca juga: Genteng Rumah Warga Karanganyar Melorot saat Gempa Pacitan, Beruntung tak Timpa Penghuni
Berdasarkan catatan BPBD Karanganyar, selain bangunan sekolah, ada 3 bangunan rumah tingal warga yang terdampak gempa itu.
Masing-masing bangunan yang terdampak dua bangunan rumah di Desa Geneng, Desa Jatisawit, Kecamatan Jatiyoso dan satu bangunan rumah di Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso. (*)