Raffaele Palladino, Sosok Mantan yang Sering Bikin Juventus Gigit Jari
Cornel Dimas Satrio February 07, 2026 12:14 AM

TRIBUNKALTARA.COM - Mengenal Raffaele Palladino, pelatih Atalanta ini merupakan sosok mantan yang sering bikin Juventus gigit jari.

Nama Raffaele Palladino kembali mencuri perhatian seusai Atalanta menyingkirkan Juventus di perempatfinal Coppa Italia, Jumat (6/2/2026).

Allenatore berusia 41 tahun itu berhasil mengubur ambisi Juventus berkat kemenangan mencolok 3-0 yang diraih Atalanta.

Kemenangan tersebut tak hanya mengantarkan La Dea ke semifinal, tetapi juga kembali membuktikan Raffaele Palladino sebagai momok bagi Juventus.

Pria yang pernah memperkuat Juventus sebagai pemain itu telah berkembang sebagai pelatih cerdik yang membuat Bianconeri gigit jari.

Kemenangan telak ini bukan hal baru bagi Palladino saat berhadapan dengan mantan klubnya.

JUVENTUS TERSINGKIR - Duel bek Atalanta dengan penyerang Juventus Jonathan David pada perempatfinal Coppa Italia, di New Balance Arena, Juventus tersingkir setelah kalah dengan skor 0-3, Jumat (6/2/2026).
JUVENTUS TERSINGKIR - Duel bek Atalanta dengan penyerang Juventus Jonathan David pada perempatfinal Coppa Italia, di New Balance Arena, Juventus tersingkir setelah kalah dengan skor 0-3, Jumat (6/2/2026). (X/@SerieA)

Baca juga: 4 Fakta Juventus Tersingkir dari Coppa Italia, Palladino Bikin Atalanta Lebih Cerdas

Statistik mencatat, dari total 7 pertandingan sebagai pelatih melawan Juventus (mulai dari era Monza hingga Atalanta), Palladinno mencatat 3 kemenangan, 1 seri, dan 3 kekalahan – dengan rata-rata poin per laga 1,43 (berdasarkan Transfermarkt).

Catatan ini menunjukkan Palladino memang pelatih yang 'sulit' bagi Juventus, terutama karena strategi klinisnya sering mengejutkan lawan.

Berawal dari debut Palladino menghadapi mantan klubnya pada 2022 silam, yang langsung berakhir manis.

Ia sukses membawa AC Monza yang bestatus tim promosi, mampu menaklukkan Juventus 1-0.

Itu adalah kemenangan pertama Monza di kasta tertinggi Italia sepanjang sejarah klub tersebut.

Kini, bersama Atalanta yang ia tangani sejak November 2025, Palladino menambah kemenangan meyakinkan 3-0 di Coppa Italia.

Hasil tersebut menjadi bagian dari tren di mana Atalanta tak terkalahkan dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Juventus, termasuk balas dendam atas dua kekalahan di final Coppa Italia sebelumnya.

Respons Palladino

Palladino sendiri mengakui ia menikmati duel terbuka melawan mantan klubnya.

"Kami telah menemukan kembali DNA klub ini. Para pemain pengganti membuat perbedaan dan inilah semangat kebersamaan yang saya inginkan. Saya suka bertahan dengan cara menyerang, begitu juga dengan para pemain: ini adalah sesuatu yang menyatukan kami dan selalu menjadi ciri khas tim ini sejak era Gasperini," ungkap Palladino mengutip Sky Sport Italia.

Sebenarnya, Juventus sempat mendominasi awal dan menciptakan peluang, tapi gagal memanfaatkannya. Pola ini, mirip seperti kekalahan yang diderita Bianconeri sebelumnya.

"Kami tampil konkret dan efektif, tetapi juga kompak ketika harus bertahan. Juventus membuat saya terkesan dengan kekuatan dan kualitas mereka. Kami menghadapi salah satu pelatih terbaik saat ini, dan itu memberi nilai lebih pada kemenangan kami. Harus jujur: mereka bisa saja unggul lebih dulu, tetapi justru pertandingan seperti inilah yang saya sukai," jelasnya.

Pelatih Fiorentina, Raffaele Palladino. (Twitter / @acffiorentina)
BIKIN APES MANTAN - Aksi Raffaele Palladino di pinggir lapangan saat masih melatih Fiorentina. Mengenal Raffaele Palladino, yang saat ini menukangi Atalanta, ia merupakan sosok mantan yang sering bikin Juventus gigit jari, terbaru Bianconeri dibuat tersingkir di Coppa Italia, Jumat (6/2/2026). (ARSIP - X/@acffiorentina)

Baca juga: Allegri vs Conte Saling Sindir, Allenatore AC Milan Sampai Bawa-bawa Juventus

Sejak awal 2025, Juventus sudah tiga kali kalah dengan margin minimal tiga gol di semua kompetisi. Dua kekalahan didapat dari Atalanta dan sekali dari Fiorentina.

Menariknya, dua kekalahan terakhir yang diderita Juventus datang dari tim asuhan Raffaele Palladino, sosok yang dulu pernah berseragam Juventus pada musim 2004–2008.

Pengalaman mendalam soal gaya Juventus kemungkinan membantu taktiknya dalam meremukkan mantan.

Maklum, Palladino pernah berseragam Bianconeri dalam 51 penampilan di Serie A dan Serie B dengan sumbangan 10 gol.

Kekalahan ini juga mencatat sejarah buruk bagi Juventus yang tersingkir di perempat final Coppa Italia dua musim beruntun, pertama kalinya sejak 2009/10–2010/11.

Sementara Atalanta melaju ke semifinal, Palladino terus memperkuat reputasinya sebagai pembunuh ambisi Juventus di era modern.

Dengan kontras dari eks pemain menjadi pelatih yang sering bikin mantan klubnya gigit jari, Palladino membuktikan kariernya sebagai pelatih tak kalah impresif.

Apakah pola ini akan berlanjut di pertemuan berikutnya? Waktu yang akan menjawab.

Biodata Palladino

Nama: Raffaele Palladino

Kelahiran, Mugnano di Napoli, 17 April 1984

Negara: Italia

Karier Pelatih:

2025-Sekarang - Atalanta

2024-2025 - Fiorentina

2022-2024 - AC Monza

2021-2022 - AC Monza U-19

(*)

TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.