Profil Kiper Timnas Futsal Indonesia yang Buat Petaka Jepang dalam Waktu Tak Kurang dari 1 Menit
adisaputro February 07, 2026 09:44 AM

TRIBUNWOW.COM - Berikut profil Muhammad Nizar, kiper futsal Timnas Indonesia yang membuat petaka untuk Jepang dalam waktu 1 menit.

Dilansir TribunWow.com, kiper kedua Timnas Futsal Indonesia, Muhammad Nizar, dimasukkan oleh pelatih Hector Souto sebagai pengganti Habibie. 

Habibie sebelumnya tidak berhasil menjinakkan tendangan penalti yang diberikan kapten Jepang, Shimizu, pada babak pertama adu penalti.
 
Keputusan untuk memasukan Muhammad Nizar hanya dalam waktu kurang dari 1 menit untuk mengawal babak penalti berikutnya berujung pada hasil yang menguntungkan bagi Timnas Indonesia dan menjadi momok bagi Jepang.
 
Pada kesempatan penalti keduanya, Shimizu kembali menjadi pelaku, namun kali ini upayanya untuk mencetak gol berakhir dengan kegagalan karena sepakannya melambung tinggi dan melewati mistra gawang Jepang.

PROFIL - Foto Muhammad Nizar berseragam kiper Timnas Futsal Indonesia. Muhammad Nizar, kiper futsal Timnas Indonesia buat petaka Jepang dalam waktu 1 menit.
PROFIL - Foto Muhammad Nizar berseragam kiper Timnas Futsal Indonesia. Muhammad Nizar, kiper futsal Timnas Indonesia buat petaka Jepang dalam waktu 1 menit. (instagram @mnizar_21)

Baca juga: Profil Pivot Timnas Futsal Indonesia: Aktor Kontras Pembungkam Jepang, Sukses Beri Balasan Kontan

Mengenal Muhammad Nizar

Muhammad Nizare Nayar Uddin adalah kiper futsal Indonesia kelahiran Sragen yang telah mengharumkan nama negara dan daerahnya melalui prestasi gemilang di kancah nasional maupun internasional.

Dilansir dari TribunSolo.com, Muhammad Nizar memulai perjalanan dunia olahraga dengan kerajinan bermain sepak bola sejak masa Sekolah Dasar. 

Ia bahkan pernah mewakili Kabupaten Sragen dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar tingkat Provinsi (Porprov) untuk cabang sepak bola. 

Berkat dasar yang sama antara sepak bola dan futsal, ia tidak mengalami kesulitan ketika memasuki dunia futsal.
 
Perjalanan dalam futsal sebenarnya sudah dimulai ketika dia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, di mana ia pernah merasakan kemenangan sebagai juara dalam sebuah kompetisi futsal. 

Namun, fokusnya pada futsal semakin kuat ketika menjadi mahasiswa di Universitas Negeri Yogyakarta. 

"Awalnya mengikuti seperti ekstrakurikuler di kampus, terus gabung di salah satu klub amatir di Sleman, akhirnya keterusan di futsal," ujarnya.
 
Selanjutnya, ia berkesempatan mewakili Provinsi Yogyakarta dalam ajang nasional Liga Nusantara dan berhasil membawa tim menjadi juara. 

Tak hanya itu, dia juga mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik dalam ajang tersebut. 

Laki-laki kelahiran Dukuh Kleco Kulon, Desa/Kecamatan Sidoharjo ini kemudian menapaki jenjang kompetisi yang lebih tinggi dengan bergabung dalam Pro Futsal League (PFL) bersama Vamos FC Mataram yang berbasis di Lombok.
 
Setelah satu tahun menjadi klub tersebut, ia berhasil membantu Vamos FC Mataram mempertahankan gelar juara PFL pada tahun 2018. 

Pada tahun 2019, dia kembali mengantarkan klubnya menjadi kampiun. Namun pada tahun 2020, klubnya harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan oleh klub futsal asal Papua.

Setelah itu, Muhammad Nizar pindah ke klub Kancil BBK FC Pontianak dan masih menjadi bagian dari klub tersebut hingga saat ini.
 
Karirnya tidak hanya bersinar di tingkat klub, melainkan juga merambah ke kancah internasional dengan masuk ke dalam Timnas Futsal Indonesia. 

Ia pertama kali mengikuti seleknas (seleksi nasional) pada tahun 2018 namun tidak berhasil lolos. Setelah itu, ia kembali mencoba peruntungan dengan mengikuti seleknas dan akhirnya berhasil lolos.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Ratna Desti Astuti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.