PROHABA.CO, KOTA LANGSA - Sebuah mobil pikap jenis Suzuki Carry penuh muatan minyak terbakar di Jalan Nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, Jumat (6/2/2026) sore.
Peristiwa ini menyita perhatian warga dan pengguna jalan, sekaligus menimbulkan tanda tanya besar karena identitas pemilik maupun sopir kendaraan tersebut hingga kini belum diketahui.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi warga, mobil pikap dengan nomor polisi BK 9373 PV melaju dari arah Aceh Tamiang menuju Langsa sekitar pukul 16.30 WIB.
Tiba-tiba api muncul dan dengan cepat membesar, membakar seluruh bagian kendaraan.
Sopir yang belum diketahui identitasnya langsung menghentikan mobil di depan Masjid Gampong Sungai Lueng, kemudian meninggalkan lokasi tanpa jejak.
Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung lama.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran BPBD Kota Langsa dikerahkan, namun hingga hampir pukul 18.00 WIB api belum sepenuhnya padam.
Kondisi ini menyebabkan kemacetan panjang karena kendaraan lain enggan melintas dekat kobaran api yang begitu besar.
Baca juga: Mobil APV Terbakar di Lhokseumawe, Kerugian Capai Rp 200 Juta
Penanganan Polisi
Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto melalui Kasat Reskrim AKP Fachmi Suciandy, SH dikutip Serambinews.com, Jumat (6/2/2026) malam, menyampaikan bahwa pihak kepolisian belum bisa memastikan jenis minyak yang diangkut oleh mobil pikap yang terbakar di Jalan Medan-Banda Aceh, kawasan Gampong Sungai Lueng itu.
"Untuk jenis muatan yang dibawa mobil pikap Suzuki Carry kami belum bisa pastikan, karena muatan mobil benar-benar habis terbakar, sehingga sulit diidentifikasi,” ujarnya.
Setelah menerima laporan, tim Satreskrim segera turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Barang bukti berupa mobil pikap yang hangus telah diamankan ke Mapolsek Langsa Timur.
Polisi kini fokus menyelidiki penyebab kebakaran sekaligus mencari pemilik dan sopir kendaraan.
Pihak kepolisian juga mengimbau agar pemilik atau sopir pikap tersebut segera melapor demi kepentingan penyelidikan.
Baca juga: Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Lokasi Sinkhole Raksasa di Aceh Tengah
Dampak di Lapangan
Insiden ini menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Jalan lintas utama Medan–Banda Aceh sempat lumpuh karena arus kendaraan tersendat.
Aparat keamanan turun tangan untuk mengamankan lokasi sekaligus mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kekacauan lebih lanjut.
Warga yang menyaksikan kejadian mengaku terkejut dengan besarnya kobaran api.
Beberapa di antaranya menduga mobil tersebut membawa minyak mentah, meski sumber muatan belum jelas.
Situasi semakin dramatis karena api sulit dipadamkan meski sudah ditangani oleh tim pemadam kebakaran.
Yang menjadi sorotan adalah keberadaan sopir dan pemilik mobil pikap.
Hingga kini, keduanya belum diketahui. Sopir yang sempat menghentikan mobil memilih meninggalkan kendaraan begitu api mulai membesar.
Tindakan ini menimbulkan dugaan bahwa sopir sengaja menghilang untuk menghindari pemeriksaan.
Polisi masih menelusuri apakah nomor polisi kendaraan tersebut asli atau palsu.
Hal ini penting untuk mengungkap identitas pemilik dan asal muatan minyak yang dibawa.
(Serambinews.com/Zubir)
Baca juga: Mobil Terbakar di SPBU, BPBD Kerahkan Enam Unit Damkar
Baca juga: SPBU Kuala Berkah Sigli Terbakar, Sopir Pikap Alami Luka Bakar
Baca juga: Mobil Bank BUMN Terbakar di Polewali Mandar, Rp4,6 Miliar Uang Tunai Hangus