HUT ke-18 Gerindra, Pesan Tegas Rudy Susmanto Soal Persatuan dan Mewujudkan Asta Cita
Hironimus Rama February 07, 2026 02:35 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG – Menandai perjalanan 18 tahun Partai Gerindra, Bupati Bogor sekaligus Wasekjen DPP Gerindra, Rudy Susmanto, menyampaikan pesan krusial bagi seluruh kadernya.

Di tengah suasana syukuran yang khidmat di Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Jumat (6/2/2026), Rudy menegaskan bahwa era kontestasi politik telah usai dan saatnya fokus pada pengabdian.

Rudy mengingatkan bahwa seluruh rangkaian Pemilu, mulai dari Pilpres hingga Pilkada, telah selesai. Kini, tantangan terbesar bagi anak bangsa adalah menjaga persatuan agar tidak mudah dipecah belah.

Baca juga: Partai Gerindra Ulang Tahun, Ketum PDIP Megawati Ucapkan Selamat, Ini Doanya untuk Prabowo

“Ini bukan waktunya bertarung antar partai politik, tapi waktunya merajut kebersamaan. Tugas kami hari ini adalah membangun dan melayani bangsa bersama,” tegas Rudy di hadapan para wartawan, Jumat (6/2/2026) sore.


Strategi Pertahankan Kemenangan

Menyandang status sebagai partai pemenang di berbagai tingkatan, Rudy mengungkapkan resep agar Gerindra tetap dicintai masyarakat.

"Seluruh kader Gerindra harus tetap santun, membaur dengan masyarakat dan tentunya memperhatikan kebutuhan-kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Rudy menyebut, kunci mempertahankan kemenangan Partai Gerindra adalah berjuang melayani masyarakat dengan loyal.

“Tugas kami hari ini adalah membangun dan melayani bangsa bersama, bahkan kami juga saat ini sedang melaksanakan program-program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya. 

Konsolidasi Mesin Partai

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa instruksi dari pusat untuk HUT tahun ini adalah kesederhanaan.

Namun, dibalik kesederhanaan itu, Gerindra Kabupaten Bogor sedang menyiapkan mesin politik yang lebih solid. Anggota DPRD selaku pembina dapil diinstruksikan melakukan konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan ranting.

"Dengan posisi Presiden, Gubernur Jawa Barat, hingga Bupati Bogor yang dipegang kader Gerindra, tantangan terberat adalah mempertahankan kepercayaan tersebut," ungkap Iwan.

Mantan Bupati Bogor ini menargetkan seluruh kegiatan penguatan internal selesai pada periode 2026–2027.

x"Mempertahankan ini yang berat. Konsolidasi terus dilakukan untuk mendukung program kader Gerindra yang ada di pucuk pimpinan," pungkas Iwan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.