Kasus Jeffrey Epstein kini tengah menjadi sorotan.
Perjalanan kasusnya cukup panjang hingga berujung dibukanya dokumen penyelidikan.
Kasus ini bermula dari laporan pelecehan anak pada 2005 di Florida.
Diduga Epstein melakukan pelecehan di rumah mewahnya terhadap gadis 14 tahun.
Polisi kemudian menemukan remaja lain yang juga menjadi korban.
Pada 2006, Epstein ditangkap untuk pertama kalinya.
Saat itu ia hanya mendapatkan dakwaan ringan.
Epstein kemudian menjalani 18 bulan penjara pada tahun 2008.
Salah satu korban, Virginia Roberts Giuffre kemudian mulai menggugat Epstein pada tahun 2009.
Ia mengaku diperdagangkan kepada tokoh-tokoh berpengaruh di dunia.
Sejumlah nama elite global pun ikut terseret kala itu.
Namun semua pihak yang disebut membantah tuduhan Giuffre.
Hingga pada tahun 2019, penyelidikan federal pun kembali dibuka.
Epstein ditangkap pihak berwenang pada 6 Juli 2019.
Ia menjalani dakwaan perdagangan seks anak.
Satu bulan setelahnya, Eipstein ditemukan meninggal dunia di sel tahanan.
Epstein ditemukan tak bernyawa pada 10 Agustus 2019.
Pihak otoritas menyatakan Epstein bunuh diri, namun publik ragu.
Pada tahun 2024, publik mendesak pemerintah untuk membuka dokumen catatan pengadilan Epstein.
Jutaan halaman dokumen dan ribuan video kini telah dirilis pada Januari 2026.
Hingga kini, rilis dokumen itu terus memicu gelombang reaksi publik.