Hal itu, kata dia, sebagaimana yang pernah dialami KPK saat UU lembaga antirasuah itu direvisi.
"Ingat pengalaman di KPK, kita teriak-teriak ya bahwa ya KPK ini dilemahkan, ya posisinya yang independen kemudian bagian dari eksekutif. Pada waktu itu enggak ada orang yang mau mendengarkan secara masif.
Bahkan saat itu kan demo di mana-mana. Tetapi kemudian, akhirnya kebobolan. Yang terjadi? Ya KPK seperti saat ini. Ya, bagaimana melemah," ujar Yudi saat diskusi yang digelar Komrad Pancasila bertajuk Mengawal Marwah Demokrasi: Polri di Bawah Presiden sebagai Amanah Reformasi yang digelar, Jumat (6/2/2026).
Yudi mengingatkan agar pengalaman tersebut tidak terulang pada Polri.
Menurutnya, perubahan struktur kelembagaan sering kali menjadi langkah awal melemahkan fungsi penegakan hukum.
"Nah sekarang kan menjadi aneh ketika masuknya ke masalah institusi. Ya, saya sepakat, oke reformasi polisi.
Tetapi kalau kemudian berubah menjadi pemindahan struktur, atau berubah menjadi restrukturisasi, ini menurut saya harus ada hal yang kajian-kajian yang mendalam, ya mengapa terjadi seperti ini," paparnya.
#Penyidik #Wacana #Polri #Kementerian