TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Warga Kampung Keyen, Distrik Teminabuan, Sorong Selatan, Papua Barat Daya dihebohkan peristiwa meninggalnya kakek Lukas dengan cara mengakhiri hidup di rumahnya, Sabtu (7/2/2026) pagi.
Almarhum sehari-hari bekerja sebagai sopir ambulans di RSUD Scholoo Keyen, Teminabuan.
Baca juga: Gaji Ditahan hingga Masuk Kelas: Ultimatum Kadispendikbud Sorong Selatan untuk Guru Kokoda Utara
Menurut keterangan M, cucu almarhum, peristiwa diketahui sekitar pukul 09.00 WIT usai keluarga menerima kiriman foto dari istri korban yang tengah berada di Kota Sorong.
"Foto itu diambil oleh korban sekitar jam dua belas malam," kata M kepada Tribunsorong.
Baca juga: Seorang Karyawan BUMN di Sorong Selatan Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Akhiri Hidup
Merasa khawatir, pihak keluarga bergegas menuju ke rumah Lukas, namun tidak ada respons ketika dipanggil, sehingga diputuskan mendobrak pintu belakang.
Ketika memeriksa kamar depan dalam kondisi kosong, selanjutnya bergerak ke kamar belakang.
"Saat membuka pintu kamar, kami lihat tete (kakek) tergantung pakai kabel," ucap M.
Belum diketahui pasti motif kejadian, namun berdasarkan informasi yang diperoleh TribunSorong.com, diduga ada permasalahan keluarga.
"Kami kaget, karena beliau orangnya baik dan tidak pernah cerita ada masalah dengan siapa pun," kata M.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak Polres Sorong Selatan.
Baca juga: Operasi Keselamatan Dofior 2026: Polres Sorong Selatan Bagi-bagi Brosur dan Helm di Sekolah
Aparat selanjutnya menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Scholoo Keyen.
Tangisan histeris sesekali terdengar dari pihak keluarga yang datang melihat korban di kamar jenazah.