TRIBUNMATARAMAN.COM, SUMENEP - Event RS BHC Run 2026 sukses menyedot perhatian publik, Minggu (8/2/2026). Ribuan peserta dari berbagai daerah tumpah ruah mengikuti ajang lari sehat yang digelar dengan penuh semangat dan warna.
Tak hanya diikuti oleh pelajar hingga masyarakat umum, kemeriahan Run 2026 semakin terasa berkat kreativitas peserta yang tampil dengan kostum unik.
Salah satunya datang dari seorang pria asal Pamekasan bernama Safi yang mencuri perhatian dengan mengenakan baju adat Papua saat mengikuti kategori 5K.
Dengan penuh percaya diri, peserta berusia 30 tahun itu tampil berbeda di antara ribuan pelari lainnya.
Baca juga: Peserta Membludak saat Hari Pertama Pengambilan Race Pack RS BHC Run 2026
Menurutnya, kostum tersebut sengaja dikenakan sebagai bentuk ekspresi diri sekaligus memeriahkan suasana event.
"Biar unik saja, Mas. Di RS BHC RAN ini kan banyak juga yang pakai kostum. Jadi sekalian saja tampil beda," ujarnya
Dia mengaku kostum adat Papua tersebut bukan hasil sewa, melainkan pinjaman dari temannya di kampung.
Persiapannya pun terbilang sederhana, namun justru memberikan kesan kuat di tengah lautan peserta.
Meski datang secara independen dan bukan mewakili komunitas lari tertentu, kehadirannya bersama satu rekannya dari Pamekasan menambah warna tersendiri dalam event ini.
"Semoga ke depan RS BHC RAN bisa digelar lebih besar lagi," tuturnya.
Dia berharap fasilitas peserta semakin lengkap, termasuk penambahan kategori lomba hingga skala event yang lebih luas.
"Harapannya ke depan bisa ada event yang lebih besar lagi, tapi yang paling penting, suasananya tetap seru seperti ini," pungkasnya.
(Hanggara Pratama/TribunJatimTimur.com)