Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Program Studi Keperawatan Universitas Timor menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk pengabdian masyarakat, bekerja sama dengan PMI Kabupaten Belu.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 300 mahasiswa dan dosen dari Prodi Keperawatan, kemarin Sabtu (7/2/2026).
Ketua Program Studi Keperawatan, Melkianus Ratu dalam keterangannya kepada POS-KUPANG.COM, menegaskan kegiatan donor darah bukan hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian civitas akademika terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Setiap tetes darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan nyawa. Kami ingin menanamkan kesadaran ini kepada mahasiswa sejak dini,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat langsung bagi pasien yang membutuhkan transfusi, tambahnya, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa tentang pentingnya kesehatan masyarakat dan peran tenaga kesehatan dalam aksi kemanusiaan.
"Para mahasiswa tidak hanya berpartisipasi sebagai pendonor, tetapi juga belajar mengenai prosedur medis, manajemen kegiatan sosial, serta pentingnya kerja sama lintas lembaga," tambahnya.
PMI Kabupaten Belu menyambut baik kerja sama ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Menurut perwakilan PMI, kebutuhan darah di wilayah Belu dan sekitarnya masih cukup tinggi, sehingga dukungan dari kampus menjadi sangat berarti.
Baca juga: Cek Harga Emas Hari Ini 8 Februari 2026, Di Pegadaian Kembali Naik , Ini Daftar Terbarunya
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan Universitas Timor. Dengan adanya kegiatan ini, stok darah di PMI akan lebih terjamin untuk membantu pasien yang membutuhkan,” ungkapnya.
Salah satu mahasiswa peserta, Odolina Chandra Cristera Asa, mengaku bangga bisa ikut serta dalam kegiatan ini. “Awalnya saya agak takut, tapi setelah tahu manfaatnya, saya merasa senang bisa membantu orang lain. Rasanya luar biasa ketika menyadari bahwa darah saya bisa menyelamatkan nyawa seseorang,” tuturnya.
Mahasiswa lain, Albertus Roidelmus Naimnule, menambahkan bahwa kegiatan ini juga mempererat solidaritas antar mahasiswa. “Kami datang bersama-sama, saling mendukung, dan itu membuat suasana jadi lebih hangat. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan,” katanya.
Kegiatan donor darah ini menjadi momentum memperkuat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat.
Universitas Timor melalui Program Studi Keperawatan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengabdian masyarakat yang relevan dan berdampak langsung.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Program Studi Keperawatan, Melkianus Ratu, SKM., M.HID, serta sejumlah dosen yang menjadi inisiator dan terlibat aktif. (gus)