BANGKAPOS.COM -- Ressa Rizky Rossano pemuda asal Banyuwangi akhirnya diakui
Denada Tambunan sebagai anak kandung.
Pengakuan itu disampaikan Denada melalui sebuah video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Dalam video tersebut, Denada secara terbuka mengakui keberadaan Ressa sekaligus menyampaikan permintaan maaf.
Pengakuan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 24 tahun terkait status Ressa sebagai darah dagingnya.
Keputusan Denada itu pun menjadi perhatian publik dan menyeret reaksi dari orang-orang terdekatnya.
Satu di antaranya datang dari mantan suaminya, Jerry Aurum.
Baca juga: Bolak-balik Mondok dan Kemoterapi, Penyebab Wabup Klaten Benny Indra Meninggal di Usia 33 Tahun
Jerry mengungkapkan bahwa dirinya justru baru mengetahui keberadaan Ressa sebagai anak kandung Denada dari para wartawan.
“Saya mungkin yang tahunya paling lambat dibandingin semua,” kata Jerry Aurum dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (7/2/2026).
Ia menceritakan awal mula kebingungannya saat mendapati banyak pesan masuk ke ponselnya.
“Saya cek handphone, banyak sekali permintaan untuk wawancara dari kpara wartawan. Di situ saya bingung ini ada apa,” lanjutnya.
Selain mengungkap keterkejutannya, Jerry juga membagikan respons keluarganya terkait kabar tersebut.
“Keluarga besar saya sih, ya cuma senyum-senyum aja pada intinya,” ujar Jerry.
Ia menegaskan bahwa dirinya dan keluarga tidak ingin menghakimi masa lalu siapa pun.
Sikap tersebut, kata Jerry, menjadi prinsip yang selalu dijaga dalam keluarganya.
“Kita tidak judgmental, kita tidak menyimpulkan ini dan itu,” ucapnya.
Jerry menilai keluarganya terbiasa menghadapi berbagai persoalan dengan kepala dingin.
“Keluarga besar saya itu adalah keluarga yang boleh saya katakan sangat bijak dalam menanggapi apapun,” tambahnya.
“Tidak pernah reaktif,” tegas Jerry.
Lantas, bagaimana kehidupan pribadi dan seperti apa sosok Jerry Aurum?
Berikut ulasannya yang dilansir dari TribubSeleb.com.
Jerry Aurum adalah mantan suami Denada Tambunan yang bekerja sebagai fotografer profesional.
Jerry Aurum dan Denada menikah pada 2012 dan cerai 2015.
Keduanya dikaruniai seorang anak bernama Shakira Aurum.
Baca juga: Bukan Lagi Rp4 Juta, Aturan Baru Gaji Orang Tua Daftar KIP Kuliah 2026, Jalur SNBP-SNBT dan Mandiri
Jerry Aurum lahir di Medan pada 26 Mei 1976.
Itu berarti usianya akan memasuki 50 tahun.
Latar Pendidikan
Jerry Aurum merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lulus dengan predikat cumlaude dari jurusan desain komunikasi visual pada 1999.
Karier dan Pekerjaan
Jerry Aurum dikenal sebagai salah satu fotografer terbaik Tanah Air yang telah diakui dunia internasional.
Tak hanya piawai membidikkan kamera, Jerry Aurum juga sangat lihai mengelola perusahaannya.
Jerry memulai dari nol dengan bermodal 500 eksemplar kalender yang ia hiasi foto-fotonya.
Sebelum membuka usaha sendiri, ia sempat dua kali pindah kerja di dua perusahaan desain berbeda sebagai perancang grafis.
Di usia 24 tahun, ia mulai mengoperasikan Jerry Aurum Design and Photography dari sebuah rumah kecil berukuran 2.5 x 2.5 di pinggiran Jakarta.
Jerry memilih pasar premium sebagai sasarannya, pilihan yang tak main-main mengingat tantangan dan resiko yang sangat besar.
Kalender eksklusif yang ia buat sebagai modal itu sebagian ia pasarkan lewat teman-teman sealmamaternya di toko oleh-oleh Ganesha ITB.
Upayanya menjaring peluang akhirnya menuai hasil, tawaran kerja datang dari lima klien.
Proyek pertamanya datang dari perusahaan perminyakan, Connoco Philips, yang memintanya terlibat dalam pemotretan kilang minyak di pedalaman Palembang selama tiga hari dengan nilai kontrak yang lumayan.
Keuntungan yang diperoleh dari pekerjaan yang nominal fee nya mencapai 45 juta itu lantas menjadi pijakan bagi Jerry untuk memantapkan posisi memasuki dunia usaha yang sesungguhnya.
Menurut Jerry, pasar yang ia sasar adalah pasar premium yang juga tak pernah melihat harga.
Akhirnya banyak perusahaan internasional yang mempercayai dirinya seperti Microsoft Asia, Perusahaan tembakau di Pakistan, Desainer terkemuka di Amerika, dan sebuah WO di Texas.
Terbukti dari jajaran perusahaan otomotif terkemuka yang memakai jasanya.
Baca juga: Nasib Personel Polres Bangka Terseret Laka Tambang di Eks Pondi Pemali, 7 Penambang Tewas Tertimbun
Pekerjaannya pun tak hanya memotret tapi juga menjadi juri kontes potret hingga menjadi pembicara seminar.
Untuk menjaga keoptimalannya dalam bekerja, Jerry hanya membatasi mengerjakan lima proyek dalam sebulan agar hasil yang didapat benar-benar sesuai harapan.
Jerry merupakan fotografer Indonesia yang telah menerima penghargaan di genre foto berbeda.
Jerry pernah menjadi pemenang ganda platinum dan emas di Graphis 100 Best in Photography 2012 di New York, mengutip buku Hampir Foto.
Jerry juga berhasil menyabet medali emas di Asian Print Awards 2011 di Bangkok.
Tak hanya mahir membidik foto, Jerry juga menuangkan ilmu didunia fotografi ke dalam tulisan.
Buku pertamanya, Femalography, dinobatkan sebagai 2nd Best Recomended oleh toko buku Borders di Singapura pada 2006.
Buku keduanya, In My Room, pernah menjadi salah satu buku fotografi terlaris di Indonesia.
Jerry Aurum pernah dipenjara karena kasus narkoba pada 2020.
Ia kemudian bebas bersyarat pada 2023.
Sebelumnya dia terbukti bersalah memiliki narkotika golongan I dalam bentuk tanaman.
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan vonis 11 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara pada 2020.
Baca juga: Harga Token Listrik 7-8 Februari 2026, di Bangka Belitung 1.300 VA Beli Rp100 Ribu Dapat Segini
Putusan majelis hakim terdaftar dengan Nomor 1650/Pid.Sus/2019/PN.Jkt.Brt pada 24 Februari 2020.
Merasa tidak puas dengan hasil putusan hakim, Jerry mengajukan banding atas vonis tersebut. Namun upaya banding itu ditolak oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 128/PID.SUS/2020/PT.DKI menyebutkan Jerry menerima pidana sesuai vonisnya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Jerry kemudian mengajukan kasasi, hukumannya mengalami penurunan menjadi tujuh tahun.
Sampai pada akhirnya Jerry hanya menjalani 2/3 masa hukumannya karena pembebasan bersyarat,
(Bangkapos.com/TribunSeleb/Sripoku.com/Kompas.com/Tribun Style/TribunNewsmaker.com)