SURYA.CO.ID - Menjelang bulan suci, umat Islam dianjurkan untuk memahami tata cara ibadah yang benar, termasuk membaca doa-doa wajib dan sunnah.
Membaca doa merupakan bagian dari ketaatan agar ibadah puasa mendapat ridha Allah SWT dan bernilai pahala yang sempurna.
Berikut adalah panduan lengkap doa Puasa Ramadan, mulai dari niat hingga berbuka, lengkap dengan dalil hadis dan penjelasannya.
Membaca niat pada malam hari merupakan rukun puasa yang wajib dipenuhi. Hal ini didasarkan pada hadis Nabi SAW:
"Siapa saja yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar maka tidak ada puasa baginya" (H.R. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah, dari Hafshah).
Pentingnya niat juga ditegaskan dalam hadis riwayat Bukhari:
"Dari Umar, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: 'Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa yang dia diniatkan'.” (HR. Bukhari).
Bacaan Niat Puasa Ramadan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanata lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadan tahun ini karena Allah ta’ala.
Baca juga: Lirik Lagu Ewediny Dipopulerkan Ramy Gamal, Beserta Artinya
Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan bahwa mayoritas ulama (Imam Maliki, Syafi'i, Hambali, dan Hanafi) sepakat niat dilakukan pada malam hari.
"Niatnya musti sebelum adzan Subuh," jelas Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya yang diunggah 18 Mei 2020.
Terkait niat satu bulan penuh, UAS menyebutkan itu adalah pendapat Madzhab Maliki untuk berjaga-jaga agar tidak lupa.
"Tapi saya tidak pakai itu, walaupun saya di kampung madzhab Maliki selama 2 tahun, saya tetap berniat tiap malam. Tapi kalau ada yang melaksanakan sebulan, pakai," kata Ustadz Abdul Somad (YouTube Kun Ma Allah, 21 April 2018).
Sahur bukan sekadar makan sebelum subuh, melainkan ibadah yang memiliki keberkahan. Rasulullah SAW bersabda:
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً Artinya: “Sahurlah kalian semua. Sesungguhnya sahur itu mengandung keberkahan.” (HR Bukhari: 1923).
Doa saat sahur
يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ
Yarhamullâhul mutasahhirîn.
Artinya: “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.” (HR At-Thabarani)
Terdapat dua versi doa berbuka puasa yang umum dibaca oleh umat Muslim:
Versi Pertama: اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin.
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dengan rizqi-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang."
Versi Kedua (Sesuai Hadis Sunan Abu Dawud): ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung