BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ikan haruan kembali mahal harganya. Dimungkinkan karena musim hujan, sehingga hasil tangkapan di sungai tidak begitu banyak.
Ramadan, pedagang Ikan di Pasar Palam, Banjarbaru, mengatakan, karena ikan haruan saat ini harga terbilang cukup tinggi, peminatnya masyarakat yang berpenghasilan menengah ke atas.
"Paling murah ikan haruan Rp 50 ribu per lg, kalau lebih besar makin mahal, ukuran sedang Rp 60 ribu hingga yang besar Rp 70 ribu," ungkapnya.
Kurangnya stok ikan haruan, memang kata Ramadan karena tangkapan di sungai sangat terbatas.
"Saya dapat stok dari pengumpul di Martapura, selain itu juga ada yang mengantari," ujar Ramadan.
Rata-rata sekali jualan ke pasar ia hanya membawa 10 kg saja, karena ikannya belum banyak.
Baca juga: Haul ke-6 Guru Zuhdi Digelar 14 Februari 2026, Kubah Belakang Masjid Jami Banjarmasin Ditutup H-1
Haruan ini, kata Ramadan, banyak penggemarnya, selain dagingnya yang enak juga bermanfaat untuk pengobatan.
"Saya tahunya sih untuk pengobatan luka, biasa orang yang beli mengatakan untuk pengobatan selesai operasi, katanya cepat kering," tukasnya.
Ada juga yang mengatakan untuk pengobatan penyakit yang lainnya. Mungkin ini yang membuat harga ikan menjadi mahal banyak yang mencari persediaan ikannya terbatas.
Hani, pengunjung pasar Palam, mengatakan, ikan haruan termasuk lauk favorit di warungnya. Namun karena lagi mahal maka ia beli secukupnya saja.
"Beli semampunya saja, 1 Kg asal ada saja lauk haruan," tukasnya.
Hani tidak mau mengubah lauk haruan dengan ikan toman. Sebab kalau diubah maka konsumen akan komplain. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)