SURYAMALANG.COM, MALANG - Suara riuh terdengar dari dalam Stadion Gajayana Kota Malang, Minggu (8/2/2026), saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU).
Dengan menaiki mobil Maung MV3 Garuda Limousine, Prabowo Subianto melambaikan tangan kepada 104.541 Nahdliyin yang datang dari seluruh penjuru Jawa Timur.
Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, turut hadir mengikuti rangkaian mujahadah bersama para kiai, ulama, dan jamaah, sekaligus menyapa Nahdliyin asal Kota Batu yang mengikuti kegiatan itu.
Di hadapan ratusan ribu Nahdliyin, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bahagia dan haru dapat berada di tengah keluarga besar NU.
Ia menuturkan setiap kali bertemu dengan para kiai, ulama, dan jemaah NU, dirinya selalu merasakan semangat, kesejukan, serta kekuatan batin yang besar untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.
Baca juga: 1 Abad NU, Presiden Prabowo Ajak Pemimpin Bangsa Bersatu dan Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
“Setiap kali berada di tengah NU, saya selalu bahagia dan penuh semangat. Saya merasakan kesejukan dan getaran hati saudara-saudari sekalian,” kata Presiden Prabowo Subianto, Minggu (8/2/2026).
Selain itu presiden juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada NU atas kontribusinya selama satu abad dalam menjaga persatuan dan kedamaian bangsa serta konsisten menanamkan nilai-nilai keislaman moderat, toleran, dan berakar pada kebangsaan, sehingga mampu merawat kerukunan umat dan keutuhan NKRI.
Secara khusus ia mengutip filosofi Jawa yang diajarkan oleh para kiai dan leluhur, yakni Mikul Dhuwur Mendem Jero, filosofi ini bermakna mengangkat tinggi kebaikan dan mengubur dalam-dalam segala kekurangan atau keburukan.
“Tidak boleh ada rasa benci, tidak boleh ada rasa dendam. Berbeda tidak masalah, sesudah berbeda cari persatuan, cari kesamaan, musyawarah untuk mufakat,” ujarnya.
Wali Kota Batu, Nurochman, yang juga terlibat aktif sebagai Wakil Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU Malang Raya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad NU Jawa Timur.
Ia menilai kegiatan itu berjalan lancar, tertib, dan khidmat berkat dukungan serta kerja sama solid seluruh pihak yang terlibat.
Menurut Wali Kota, keberhasilan Mujahadah Kubro menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi lintas daerah di Malang Raya dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala besar.
Pemerintah Kota Batu, lanjutnya, turut memberikan dukungan penuh sebagai bentuk komitmen menjaga nilai kebersamaan, persaudaraan, dan pengabdian kepada umat.
“Alhamdulillah, Mujahadah Kubro 1 Abad NU Jawa Timur berjalan sukses luar biasa."
"Ini merupakan bentuk kerja sama konkret antar wilayah di Malang Raya."
"Kami dari Kota Batu memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari khidmat kepada Nahdlatul Ulama dan jamaah,” tutur Nurochman usai acara.
Secara khusus, Nurochman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Malang atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan, termasuk penyediaan Gedung SMP Negeri 1 Malang dan Gedung Perpustakaan Malang sebagai tempat berkumpulnya keluarga besar NU Kota Batu.
Mujahadah Kubro turut diikuti oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Panglima TNI, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, jajaran Forkopimda Jawa Timur, Mustasyar, Rais Aam, serta Tanfidziyah PBNU dan PWNU Jawa Timur, bersama ratusan ribu Nahdliyin se-Jawa Timur.