Kapal Seismik Diduga Usir Nelayan Lokal, Raja Petuanan Arguni Angkat Bicara
Hans Arnold Kapisa February 08, 2026 04:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Raja Petuanan Arguni, Hanafi Pauspaus, menyatakan tidak mengetahui tujuan aktivitas sebuah kapal seismik yang beroperasi di wilayah kekuasaannya. 

Kapal tersebut diduga melakukan eksplorasi dan mengusir nelayan lokal pada Sabtu, (7/2/ 2026) siang.

“Saya juga tidak tahu. Infonya sudah ada pertemuan di Kokas, namun perusahaan harusnya tahu aturan. Kenapa yang punya wilayah belum tanda tangan tetapi sudah masuk melakukan aktivitas,” ujarnya geram.

Baca juga: 5 Kapal Seismik Disebut Usir Nelayan Lokal di Perairan Arguni Fakfak

Hanafi menegaskan, pihaknya akan segera berkunjung ke kampung dan menggelar rapat bersama masyarakat.

Ia menambahkan bahwa warga kampung juga tidak mengetahui keberadaan kapal tersebut. 

“Memang benar masyarakat di kampung juga tidak tahu menahu soal kapal ini,” katanya.

Ia mengakui tidak hadir dalam pertemuan di Kokas, karena menurutnya pihak perusahaan seharusnya langsung menemui Petuanan Arguni. 

“Banyak juga yang tidak mendukung, sehingga dari awal mereka harus cari kita dan informasikan dengan baik,” tuturnya.

Hanafi memastikan akan memberikan pembaruan terkait pertemuan yang akan digelar bersama masyarakat dalam waktu dekat.

Sebelumnya, nelayan lokal di perairan Arguni, Fakfak, Papua Barat, berpapasan dengan kapal seismik berukuran besar. 

Dalam rekaman video amatir, salah satu orang di kapal tersebut meminta nelayan menjauh dari lokasi dengan alasan berbahaya karena dikhawatirkan terkena arus listrik.  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.