.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG -
Penangan kasus perempuan muda warga Desa Batu Bandung bernama Gita Fitri Ramadani (25) yang ditemukan tewas memasuki masih dalam proses penyelidikan.
Gita ditemukan meninggal dunia di kebun pepaya, tepatnya di Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, pada Rabu dini hari (4/2/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pihak rumah sakit, korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik.
Meski demikian, hingga kini penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Kepahiang Iptu Bintang Yudha Gama mengungkapkan proses penanganan peristiwa tersebut.
"Hal ini masih kita dalami dan prosesnya masih dalam penyelidikan. Kita sudah melakukan cek TKP dan pemeriksaan saksi," ucap Bintang.
Adapun saksi terkait yang telah diperiksa dalam kasus penemuan jenazah korban berjumlah 7 orang.
"Sebagian saksi yang sudah diperiksa ada sekitar 7 orang, pemilik kebun, keluarga korban dan beberapa saksi disana sudah diperiksa. hasilnya nanti akan kami sampaikan," ungkap Bintang.
Sementara barang bukti yang telah diamankan dalam kejadian tersebut berupa kabel listrik dan mobil korban.
"Barang bukti yang sudah diamankan ada kabel listrik dan kendaraan korban," ujar Bintang.
Namun pihak kepolisian masih melakukan penelusuran terkait barang bukti handphone korban yang hilang.
Disisi lain pihak kepolisian juga masih menunggu hasil visum korban oleh pihak rumah sakit kepahiang.
Baca juga: Sosok Gita, Honorer Dishub yang Ditemukan Tewas Tak Wajar di Kebun Pepaya Kepahiang
"Untuk kronologi masih dalam penyelidikan, setelah ini kita akan lanjut ke tahap sidik, disitulah nanti kita bisa memberikan keterangan resmi," pungkas Bintang.