TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf menyatakan mundur dari kepengurusan struktural Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah maupun Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
Gus Yusuf menyampaikan keputusan tersebut saat ditemui seusai kegiatan di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang pada Jumat (6/2/2026).
Ia mengatakan pengunduran diri dilakukan untuk fokus mengelola dan mengembangkan pesantren.
“Saya tahun-tahun ini diminta untuk konsentrasi ke pesantren. Ini lagi banyak program di pesantren, maka saya off dari PKB untuk konsentrasi ke pesantren. Baik dari DPW maupun DPP,” ujar Pengasuh Ponpes API Tegalrejo, Magelang ini.
Gus Yusuf mengungkapkan, dirinya juga telah berpamitan langsung kepada jajaran DPP PKB termasuk ketum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
“Saya kemarin ke Jakarta ikut acara sekaligus ya pamitan ke ketua umum, ke sekjen, ke teman teman DPP. Saya off dulu dari PKB untuk konsentrasi ke pesantren,” ucapnya.
“Ya wajarlah teman teman ya, Cak Imin ya terus terang nggondeli (meminta bertahan). Karena ini Jawa Tengah, Muswil kan ditunda sampai dua kali. Tapi apapun roda organisasi harus tetap jalan,” sambungnya.
Baca juga: Bupati Magelang Melantik 82 Pejabat Pemkab di Balai Desa, Ini Alasannya
Konsentrasi Urus Pesantren
Menurut dia, terdapat sejumlah program besar pesantren yang tengah disiapkan, mulai dari pendirian Ma’had Aly hingga pengembangan pesantren di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Banyak program-program pesantren mau bikin ma'had Ali, kita juga ada tanggungan untuk di IKN dan lain sebagainya. Ya intinya saya off dari PKB untuk konsentrasi ke pesantren,” lanjutnya.
Terkait posisi Ketua DPW PKB Jawa Tengah saat ini, Gus Yusuf menyebut dijabat Syarif Abdillah.
“Syarif Abdillah, dari Wonosobo dia Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, (Ketua DPW PKB Jateng) periode 2026-2031,” ujarnya.
Gus Yusuf menambahkan, dirinya resmi tidak lagi menjabat sejak 29 Januari 2026.
Ia diketahui menjabat sebagai Ketua DPW PKB Jawa Tengah sejak 2012.
“Per Kamis kemarin tanggal, seminggu yang lalu, 29 Januari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, masa berlaku SK DPP kepengurusan sebelumnya berakhir pada akhir Januari dan telah diumumkan bersamaan dengan Musyawarah Wilayah (Muswil).
“Kita Muswil langsung pengumuman terus baru pelantikan kemarin memang dibuka secara publik,” pungkasnya. (*)