29 Wilayah di Batang Hari ini Masih Blankspot, Belum Ada Jaringan Internet
Mareza Sutan AJ February 08, 2026 09:03 PM

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Sebanyak 29 wilayah atau titik di Kabupaten Batang Hari hingga kini belum tersentuh jaringan telekomunikasi dan internet.

Jumlah itu berdasarkan total 328 titik atau wilayah yang ada di Kabupaten Batang Hari.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang Hari membenarkan masih ada 29 wilayah yang belum terlayani jaringan internet atau blank spot hingga saat ini.

Sebagai informasi, blank spot (titik kosong) adalah area yang tidak terjangkau atau tidak memiliki sinyal komunikasi (telepon/internet) karena minimnya infrastruktur.

Misalnya, tidak adanya menara BTS atau karena kendala geografis (pegunungan, lembah) dan cuaca ekstrem, yang sering terjadi di daerah terpencil (3T) dan menghambat layanan publik serta ekonomi.

Kondisi ini disebabkan beberapa faktor.

Secara Geografis, misalnya, medan sulit (pegunungan, lembah) membuat pembangunan menara BTS mahal dan sulit, serta jarak jauh dari pusat kota.

Selain itu, dari segi infrastruktur, kurangnya menara telekomunikasi (BTS) atau kabel optik juga menyebabkan lokasi menjadi blankspot.

Terakhir, faktor cuaca, seperti hujan deras atau badai bisa mengganggu transmisi sinyal radio.

Kondisi ini akan berdampak pada kesulitan komunikasi dan akses internet bagi masyarakat; menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik; serta menciptakan kesenjangan digital.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Batang Hari, Boni Bonanza, menyampaikan bahwa pihaknya belum melakukan pembaruan data terkait kondisi jaringan telekomunikasi di daerah tersebut.

"Untuk saat ini belum ada pendataan ulang. Tapi memang masih ada 29 titik blank spot atau yang belum terjangkau jaringan di Kabupaten Batang Hari," katanya.

Meski demikian, berdasarkan data yang tersedia saat ini tercatat terdapat 195 titik dengan kualitas sinyal kuat dan 104 titik dengan sinyal lemah.

Ia menerangkan, sejumlah wilayah yang masuk kategori blank spot berada di Kecamatan Mersam dan Kecamatan Maro Sebo Ulu.

Menurutnya, terjadinya blank spot kemungkinan dipicu oleh terputusnya akses jaringan serta belum terkoneksinya infrastruktur jaringan antarwilayah.

"Daerah tersebut menjadi blank spot karena kemungkinan akses jaringannya terputus dan tidak saling terhubung," jelasnya.

Langkah Pemkab Batang Hari

Pemerintah Kabupaten Batang Hari sedang menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi persoalan wilayah yang belum terjangkau jaringan internet tersebut.

Upaya itu salah satunya dilakukan melalui program Internet Merah Putih yang digagas pemerintah pusat.

Ia menambahkan, Kepala Dinas Kominfo Batang Hari dijadwalkan bertolak ke Jakarta guna menghadiri undangan dari Presiden Republik Indonesia.

"Nanti Kepala Dinas Kominfo akan berangkat ke Jakarta karena ada undangan dari Presiden untuk membahas bantuan Internet Merah Putih, khususnya terkait penanganan blank spot di Kabupaten Batang Hari," jelasnya.

Ia berharap, melalui program tersebut, kendala keterbatasan jaringan internet di wilayah blank spot dapat segera teratasi.

"Program ini diharapkan dapat membantu memperlancar akses jaringan serta menutup titik-titik blank spot yang masih ada di Kabupaten Batang Hari," pungkasnya.

 

(Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

 

Baca juga: Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Limit sampai Rp500 Juta dan Tenor 1-5 Tahun

Baca juga: Polda Jambi Minta Maaf atas Perbuatan Dua Polisi Perkosa Perempuan 18 Tahun

Baca juga: Jam Kerja ASN di Batang Hari akan Berkurang Lima Jam Sepekan selama Ramadan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.