TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Peristiwa tak terduga terekam CCTV warga Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi.
Rekaman kamera intai (CCTV) memperlihatkan pencurian di kawasan indekos Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko).
Dalam rekaman yang beredar, seorang lelaki menyatroni kos mahasiswa Universitas Jambi (Unja) dengan kondisi tanpa busana.
Aksi tersebut terekam jelas kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Meski tanpa mengenakan pakaian, pelaku terlihat berhati-hati.
Dia sempat mengamati situasi sekitar sebelum memasuki area kos yang dihuni mahasiswa.
Informasi yang dihimpun Tribunjambi,.com, pelaku membawa kabur sebuah ponsel milik penghuni kos.
Video tersebut dengan cepat menyebar luas hingga memancing beragam reaksi warganet.
“Ketinggian nian ilmu bapak ini nampaknyo,” tulis salah satu warganet di kolom komentar. Komentar lain mempertanyakan kontradiksi antara keyakinan pelaku dan sikapnya yang tetap mengendap-endap saat beraksi.
Video rekaman CCTV yang viral itu sekaligus mengingatkan agar mahasiswa di Mendalo harus waspada, meski pintu kos berpagar.
Sasaran Empuk Pencuri
Pencurian di kawasan Mendalo, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, bukan hanya menyasar sepeda motor mahasiswa dan warga setempat. Barang-barang dan toko di kawasan tersebut juga jadi sasaran.
Cerita-cerita kehilangan barang, jamak dibicarakan di antara penghuni kawasan tersebut.
Mega, penjaga satu di antara toko di kawasan Mendalo Indah, menuturkan mengaku kehilangan sebuah ponsel pada Minggu (23/11) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kejadian itu berlangsung di Toko Algumer tempatnya bekerja.
Saat itu, dia sedang mengisi daya baterai ponselnya di dalam toko.
Mega keluar toko sebentar untuk mengambil es, ketika seorang pembeli datang.
"Posisi HP lagi di-charge. Pas sayo keluar dari toko mau ngambek es, ado yang beli. HP tu kelupoan bawa, jadi tergelatak be di situ," kata Mega.
Dia baru menyadari ponselnya hilang setelah kembali ke dalam toko.
Mega menduga ponsel tersebut diambil orang yang datang saat ia berada di luar.
Seorang alumni Fakultas Hukum Unja, berinisial J (24), juga mengatakan pernah kehilangan komputer jinjing (laptop).
Saat itu, kamar indekosnya dalam posisi terbuka pintunya, dan dia keluar untuk membuka nasi untuk makan siang dibungkus.
Sekembalinya ke kamar, dia mendapai meja kecil kosong. Laptop dan alat pengisi daya (charger) sudah raib dari tempat semula.
"Sudah gak ada, entah ke mana. Saya lari keluar cari, tapi sudah gak ada kelihatan orang," tutur perempuan yang kini sudah lulus.
"Gak ada CCTV di kos," ujarnya.
Akibat peristiwa itu, J kehilangan data-data kuliah, serta foto-foto yang disimpan di laptop.
"Untung skripsi selalu ada backup, jadi aman. Tapi, laptop hilang, 3 jutaan mungking kalau (dijual) second sekarang," lanjutnya.
Dia berpesan kepada mahasiswa-mahasiswi yang hidup indekos untuk selalu waspada ketika meninggalkan kamar indekos.
"Selalu kunci. Kita kan gak tahu siapa yang ada di situ, banyak orang. Temannya teman datang ada juga, orang iseng bisa juga. Jadi pegang kunci, klik setiap keluar," lanjutnya. (Tribunjambi.com/Darwin Sijabat)
Baca juga: Palsukan Tanda Tangan Pengajuan Kredit, Pelaku Divonis 6 Bulan Penjara di PN Jambi
Baca juga: CFC, Watsons, hingga Sports Station Jambi Bagi-bagi Promo, Cek Daftarnya di Sini