TRIBUNKALTIM.CO - Awal pekan, sebagian daerah Kalimantan Timur diperkirakan diguyur hujan ringan dan lainnya berawan, Senin (9/2/2026).
Prakiraan cuaca sendiri merupakan gambaran kondisi atmosfer yang dihitung dari data suhu, kelembapan, tekanan udara, dan pergerakan awan.
Data ini digunakan untuk memprediksi apakah suatu wilayah akan mengalami hujan, petir, atau hanya berawan.
Di Kalimantan Timur, faktor kelembapan yang tinggi dan suhu udara yang hangat membuat potensi hujan relatif sering terjadi, terutama pada masa peralihan musim.
Hari ini suhu udara di hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur berada pada kisaran 22 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 63 hingga 99 persen.
Angka kelembapan yang tinggi ini menunjukkan kandungan uap air di udara cukup besar, sehingga mendukung terbentuknya awan hujan.
Baca juga: Kapan Musim Hujan Berakhir 2026? Ini Prediksi BMKG Terbaru tentang Awal Musim Kemarau 2026
Namun, tidak semua daerah akan mengalami curah hujan pada hari yang sama.
Wilayah Kaltim yang Diprediksi Hujan pada 9 Februari
Di Kabupaten Paser, cuaca diprediksi hujan ringan dengan suhu sekitar 23–28 derajat Celsius dan kelembapan tinggi antara 77 hingga 99 persen.
Kondisi ini menunjukkan udara sangat lembap dan berpotensi menimbulkan kabut di pagi atau malam hari.
Kutai Kartanegara juga masuk dalam daftar wilayah yang akan diguyur hujan ringan. Suhu udara berkisar 23–31 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 63–99 persen.
Masyarakat di wilayah ini diimbau tetap waspada, terutama bagi pengendara roda dua.
Di wilayah Berau, hujan ringan juga diprediksi turun. Suhu berkisar 23–28 derajat Celsius dengan kelembapan 77–99 persen.
Kondisi ini dapat memicu genangan di beberapa titik, khususnya di daerah dataran rendah.
Kutai Barat diperkirakan mengalami hujan ringan dengan suhu sekitar 23–30 derajat Celsius dan kelembapan 70–99 persen.
Selain hujan, wilayah ini juga memiliki potensi udara kabur pada hari-hari berikutnya akibat kelembapan tinggi.
Sementara itu, Kutai Timur juga akan diguyur hujan ringan. Suhu berkisar 23–30 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 72–99 persen.
Kondisi ini dapat memicu jalan licin dan jarak pandang berkurang.
Di Penajam Paser Utara, hujan ringan diprediksi turun dengan suhu 23–28 derajat Celsius dan kelembapan 82–99 persen. Daerah pesisir di wilayah ini perlu mewaspadai perubahan cuaca yang cepat.
Wilayah Mahakam Ulu juga masuk dalam daftar daerah yang akan diguyur hujan ringan. Suhu berkisar 20–25 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi hingga 99 persen.
Di kawasan perkotaan, Kota Balikpapan diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu 23–28 derajat Celsius dan kelembapan 75–98 persen. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kemacetan akibat jalan basah.
Kota Samarinda juga akan diguyur hujan ringan. Suhu berkisar 24–29 derajat Celsius dengan kelembapan 73–98 persen.
Sementara itu, Kota Bontang juga diperkirakan hujan ringan dengan suhu 24–29 derajat Celsius dan kelembapan 74–98 persen.
Wilayah Kaltim yang Tidak Hujan pada 9 Februari
Berbeda dengan daerah-daerah di atas, beberapa wilayah di Kalimantan Timur tidak diprediksi mengalami hujan pada Senin, 9 Februari, dan hanya akan berada dalam kondisi berawan.
Di Kabupaten Paser, meskipun hujan terjadi di hari berikutnya, pada 9 Februari cuaca masih berawan dengan suhu 22–30 derajat Celsius.
Kutai Kartanegara juga berawan dengan suhu 23–29 derajat Celsius dan kelembapan 70–99 persen.
Wilayah Mahakam Ulu pada hari tersebut masih berada dalam kondisi berawan, dengan suhu 19–28 derajat Celsius dan kelembapan 60–98 persen.
Kota Balikpapan juga tercatat masih berawan dengan suhu 23–29 derajat Celsius.
Di Kota Samarinda, cuaca diprediksi berawan dengan suhu 23–30 derajat Celsius.
Sementara Kota Bontang juga berada dalam kondisi berawan dengan suhu 23–28 derajat Celsius.
Berawan berarti langit tertutup awan tanpa hujan. Hujan ringan menunjukkan curah hujan dengan intensitas rendah.
Petir menunjukkan adanya aktivitas listrik di atmosfer yang berpotensi membahayakan.
Imbauan untuk Masyarakat
Dengan adanya perbedaan kondisi cuaca di setiap wilayah, masyarakat Kalimantan Timur diimbau untuk selalu memantau pembaruan prakiraan cuaca sebelum beraktivitas.
Pengendara di daerah hujan disarankan membawa jas hujan dan mengurangi kecepatan. Warga di wilayah berawan tetap diminta waspada karena cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.