Persija Diserbu Jakmania seusai Dipermalukan Arema FC: Singgung Transfer & Sorot Strategi Pelatih
Elfan Fajar Nugroho February 09, 2026 06:44 AM

TRIBUNWOW.COM - Klub kebanggaan The Jakmania, Persija Jakarta menelan pil pahit saat menjamu Arema FC di match day ke-20 Super League 2025/2026.

Dilansir TribunWow.com, Persija Jakarta dipermalukan Arema FC dengan skor 0-2 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 8 Februari 2026.

Dua gol kemenangan Arema FC atas Persija Jakarta di laga tersebut dicetak oleh Gabi alias Gabriel Silva.

Persija Jakarta kemudian diserbu The Jakmania setelah menelan kekalahan tersebut.

The Jakmania menyinggung aktifitas Persija Jakarta di bursa transfer putaran kedua musim 2025/2026.

Di mana, Persija Jakarta sejatinya mendatangkan beberapa pemain anyar.

Baca juga: BREAKING NEWS Hasil Akhir Persija Vs Arema FC: Macan Mengejutkan Dilibas 2 Gol, Mauro Debut Tertunda

Di antaranya seperti Shayne Pattynama, Jean Mota hingga Mauro Zijlstra.

Akan tetapi, pemain-pemain tersebut justru tak dimainkan oleh Persija Jakarta.

Satu di antara contohnya ialah Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra yang hanya menjadi penghias bench di laga tersebut.

Padahal, kedua pemain tersebut bisa dicoba Persija Jakarta untuk memecah kebuntuan dan merubah gaya permainan.

The Jakmania juga menyoroti strategi pelatih yang dicap terlambat melakukan pergantian pemain.

Sorotan The Jakmania tersebut tampak pada kolom komentar unggahan terkini Persija Jakarta pasca-laga kontra Arema FC.

"Pemain padahal banyak yang bagus-bagus, udah dibeli, tapi gak dipakai di momen kayak tadi," tulis @fajarwaah.

"Lu beli pemain cuma lu gak percaya,yah itu marcio sosa," tulis @m_nazar_akbar.

"Terus terang Ja beda maennya kaya putaran pertama. Kebanyak ganti pemain jadi adaptasi lagi dari 0," tulis @bang.jack.941378.

"#MAURICIOSOUZAOUTTTT," tulis @fikrifikru56.

"Harus diakui 2 pertandingan terakhir mainnya kureng, temponya turun ngga kayak sebelum⊃2; nya. bangkit can!!!," tulis @danangwahyupranowo.

"Beli mauro buat apa si? ngandelin gustavo mulu ni?," tulis @noviyandiansastra_.

"Main sama pemain yang dimainin itu aja? Guna pelatih dipinggir lapangan apa ja? Sama sekalian pemain baru kenapa ga dimainin?," tulis @frzdff88.

Baca juga: 7 Keuntungan Mencengangkan Persija Jakarta Serobot Cyrus Margono dari Persib, Bobotoh Dijamin Kecewa

Jalannya Laga Persija Jakarta Vs Arema FC

Babak 1

Arema FC memberikan ancaman di menit-menit awal lewat serangan balik yang diinisiasi Dalberto.

Dalberto menusuk dari sisi sayap dan masuk ke dalam kotak penalti Persija Jakarta serta menendang bola ke gawang Tim Macan Kemayoran.

Namun sepakan Dalberto tersebut berhasil ditepis Carlos Eduardo.

Arema FC mendapat peluang emas lewat aksi Hansamu Yama di menit ke-9.

Hansamu Yama menanduk bola setelah memanfaatkan second ball dan mengarah tepat ke gawang Persija Jakarta.

Beruntung ada Rizky Ridho yang tampil sigap dan membuang peluang emas milik Hansamu Yama tersebut.

Pada menit ke-18, Gabriel Silva melakukan tendangan cut inside di dalam kotak penalti Persija Jakarta.

Tendangannya on target tetapi berhasil diamankan oleh Carlos Eduardo.

Gustavo Almeida mendapat peluang emas di depan gawang Arema FC setelah ia menerima umpan dari rekannya ketika laga memasuki menit ke-20.

Saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper, Gustavo Almeida melesatkan tendangan keras tapi mampu ditepis Adi Satryo.

Persija Jakarta mendapat peluang emas dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Arema FC setelah Maxwell Souza dilanggar Iksan Lestaluhu pada menit ke-27.

Sayang, Witan Sulaeman yang menjadi eksekutor melesatkan tendangan terlampau tinggi dan gagal diterima rekan-rekannya.

Pada menit ke-33, Persija Jakarta mendapat peluang emas lewat kerja sama yang baik antara Witan Sulaeman dan Aditya Warman.

Witan Sulaeman berhasil masuk ke kotak penalti Persija Jakarta setelah menerima umpan dari Aditya Warman.

Witan Sulaeman kemudian hendak mengirim umpan ke Gustavo Almeida tetapi pergerkannya dihentikan oleh barisan belakang Arema FC.

Tak lama berselang, Arema FC memiliki momentum untuk mencetak gol lewat serangan balik yang diinisiasi oleh Gabriel Silva.

PERSIJA JAKARTA VS AREMA FC - Cuplikan laga Persija Jakarta vs Arema FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 8 Februari 2026.
PERSIJA JAKARTA VS AREMA FC - Cuplikan laga Persija Jakarta vs Arema FC dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 8 Februari 2026. (Instagram @aremafcofficial)

Gabriel Silva mengirim umpan cut back ke Joel Vincius dan langsung dieksekusi oleh eks Borneo FC.

Namun tendangan Joel Vincius mampu di-block bek Persija Jakarta dan menghasilkan tendangan sudut untuk Arema FC.

Rizky Ridho melakukan penyalamatan gemilang dengan membuang umpan silang Rio Fahmi pada menit ke-36.

Adi Satryo membuat penyelamatan gemilang dengan menangkap bola crossing dari Fajar Fathurrahman di menit ke-44.

Rizky Ridho melakukan penyelamatan krusial dengan melakukan tackle bersih saat membuang bola dari Joel Vincius pada menit ke-45 di dalam kotak penalti Persija Jakarta.

Babak 2

Pada menit ke-47, Joel Vincius memiliki peluang emas saat berhadapan satu lawan satu dengan Carlos Eduardo.

Joel Vincius melesatkan tendangan keras tetapi berhasil ditepis Carlos Eduardo.

Persija Jakarta mendapat peluang emas pertamanya di babak kedua ketika laga memasuki menit ke-50.

Saat itu, Fabio Calonego melesatkan tendangan keras dari situasi free kick tetapi melambung tipis di atas mistar gawang Carlos Eduardo.

Witan Sulaeman mendapat ruang sangat terbuka di dalam kotak penalti Persija Jakarta setelah menerima umpan lambung dari Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-55.

Sayang, Witan Sulaeman membuang peluang emas karena tendangannya melambung tinggi di atas mistar.

Persija Jakarta punya momentum untuk membuka keunggulan di menit ke-59.

Gustavo Almeida punya celah untuk memberikan assist kepada rekannya,

Namun ia terlalu lama memainkan bola sehingga peluangnya berhasil dihentikan oleh pemain belakang Arema FC.

Dony Tri Pamungkas melesatkan tendangan roket dari luar kotak penalti Arema FC pada menit ke-60.

Tendangannya on target dan kencang tetapi berhasil ditepis oleh Adi Satryo.

Satu menit kemudian, Adi Satryo kembali membuat penyelamatan gemilang dengan menepis tandukan keras dari Thales Lira.

Maxwell Souza mendapat peluang emas setelah menerima umpan terobosan dari Gustavo Almeida pada menit ke-69.

Dari sudut sempit, ia melesatkan tendangan keras mendatar yang menyasar tiang jauh tetapi bola malah keluar lapangan.

Persija Jakarta akhirnya membuka keunggulan lewat aksi Gustavo Almeida pada menit ke-77.

Gustavo Almeida berhasil menjebol gawang Arema FC setelah menerima umpan dari Maxwell Souza yang memanfaatkan bola rebound tepisan Adi Satryo.

Namun, wasit mengecek ulang proses gol tersebut via VAR.

Setelah mengecek VAR, wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena Maxwell Souza berada di posisi offside.

Pada menit ke-82, Gabriel Silva melakukan solo run dan berhasil menjebol gawang Persija Jakarta.

Gustavo Almeida punya momentum saat terjadi kemelut di dalam kotak penalti Arema FC saat pertandingan memasuki menit ke-90.

Ia beberapa kali mampu mencuri bola dari kaki lawan tetapi peluangnya gagal membuahkan gol.

Gabi hampir mencetak brace ketika laga memasuki menit-menit akhir babak kedua.

Ia punya ruang terbuka di pertahanan Persija Jakarta setelah menerima umpan terobosoan dari Dalberto.

Sayang, tendangan Gabi berhasil di-block oleh Rizky Ridho.

Jelang laga berakhir, Gabi membuat kejutan dengan berdiri bebas di pertahanan Persija Jakarta.

Hal itu terjadi setelah ia memanfaatkan umpan terobosan dari rekannya dan lengahnya lini belakang Persija Jakarta.

Gabi kemudian berhasil mencetak gol tetapi dianulir wasit karena berada di posisi offside.

Wasit kemudian mengecek ulang proses gol tersebut via VAR sebelum membuat keputusan.

Akan tetapi, wasit mengesahkan gol tersebut dan Arema FC unggul 2-0.

Susunan Pemain Laga Persija Jakarta Vs Arema FC

Persija Jakarta

Starter: Carlos Eduardo, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathurrahman, Rizky Ridho (C), Thales Lira, Aditya Warman, Maxwell Souza, Fabio Calonego, Witan Sulaeman, Alaaeddine Ajaraie, dan Gustavo Almeida.

Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Muhammad Hafizh Rizkianur, Arlyansyah Abdulmanan, Van Basty Sosa, Mauro Zijlstra, Paulo Ricardo, Shayne Pattynama, Eksel Runtukahu.

Pelatih: Mauricio Souza

Arema FC

Starter: Adi Satryo, Hansamu Yama (C), Ilham Rio Fahmi, Iksan Lestaluhu, Walisson Moreira, Gustavo Franca, Matheus Nascimento, Betinho, Dalberto, Gabriel Silva, dan Joel Vincius.

Cadangan: Johan Alfarizi, Dendy Santoso, Leo Guntara, Dedik Setiawan, Bayu Setiawan, Arkhan Fikri, Salim Akbar Tuharea, Valdeci Morira, Gianluca Pandeynuwu, Jayus Hariono, Samuel Gideon Balinsa, dan Dwiki Mardiyanto.

Pelatih: Marcos Santos

(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.