Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Sejumlah layanan Transjakarta mengalami keterlambatan pada jam sibuk Senin pagi.
Gangguan waktu tempuh terjadi pada Koridor 13, Rute 13B, Rute L13E, serta Rute JAK 107.
Keterlambatan diakibnatkan oleh hujan yang mengguyur Jakarta sejak pagi hari disertai kepadatan lalu lintas.
Informasi itu dibagikan Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani.
Ayu Wardhani menjelaskan bahwa keterlambatan operasional bus dipicu oleh kemacetan lalu lintas, terutama di kawasan sekitar kolong Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).
“Kami informasikan bahwa jam sibuk senin pagi, operasional bus pada Koridor 13, Rute 13B, Rute L13E, serta Rute JAK 107 sedang mengalami kendala waktu perjalanan,” ujar Ayu dalam keterangannya, Senin (9/2/2026).
Ia menambahkan, kondisi hujan yang turun sejak pagi turut memperburuk arus lalu lintas di wilayah tersebut, sehingga berdampak langsung pada ketepatan waktu kedatangan armada.
“Keterlambatan kedatangan bus ini disebabkan lalu lintas yang padat di sekitar kolong JORR,” katanya.
Atas kondisi tersebut, Transjakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan, khususnya masyarakat yang beraktivitas pada jam masuk kerja.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan perjalanan pelanggan,” ucap Ayu.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan mengguyur sebagian wilayah DKI Jakarta pada Senin, 9 Februari. Jakarta Barat dan Jakarta Selatan diprediksi mengalami hujan sepanjang hari setelah berawan tebal pada dini hari.
Sementara itu, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur diperkirakan berawan tebal sejak pagi hingga siang, kemudian diguyur hujan pada sore hingga malam hari. Untuk wilayah Jakarta Utara, hujan diperkirakan turun pada pagi hari sebelum berubah menjadi berawan tebal.
Adapun Kepulauan Seribu diprediksi berawan tebal sepanjang hari hingga malam.
BMKG juga memperkirakan suhu udara di Jakarta berada di kisaran 24 hingga 29 derajat Celsius dengan kecepatan angin antara 2 hingga 26 kilometer per jam.
Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air akibat hujan. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi layanan darurat 112 yang tersedia gratis selama 24 jam.(m27)