Kemenhub Turunkan Kapal Sabuk Nusantara Bantu Pulangkan Santri via Jangkar
Haorrahman February 09, 2026 12:50 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menurunkan satu unit kapal bantuan di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Kapal tersebut disiapkan untuk membantu proses pemulangan santri yang menempuh pendidikan di sejumlah pondok pesantren di Situbondo dan Probolinggo.

Kapal bantuan bernama Sabuk Nusantara akan mengangkut ratusan santri yang hendak pulang ke kampung halaman mereka di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, selama libur Ramadan.

Baca juga: Bupati Situbondo Tanggung Biaya Pendidikan Dua Bocah Putus Sekolah

Pemulangan Santri

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panarukan, Herlan Aprilyanto, mengatakan bahwa proses pemulangan santri melalui Pelabuhan Jangkar mulai dilaksanakan hari ini, Senin (9/2/2026).

Menurut Herlan, sebelumnya jadwal keberangkatan sempat tertunda selama dua hari akibat kondisi cuaca buruk. Namun berdasarkan pembaruan cuaca, kapal kembali dioperasikan sesuai jadwal.

“Setelah sempat tertunda dua hari karena cuaca buruk, sesuai jadwal kapal Holalo masuk Pelabuhan Jangkar sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Herlan.

Kapal Holalo tersebut dijadwalkan mengangkut santri putra dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo menuju Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep.

Baca juga: Ayah Meninggal, Ibu Jadi TKW, Dua Kakak Beradik di Situbondo Putus Sekolah

Diberangkatkan Bertahap

Herlan menjelaskan, sejak pagi hari sejumlah santri telah diberangkatkan menggunakan kapal lain menuju kepulauan Madura.

“Tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB, ada seratus lebih santri putra diberangkatkan menggunakan kapal Wicitra tujuan Pulau Sapudi. Siangnya, kapal Holalo akan mengangkut sekitar dua ratus santri tujuan Kangean,” ujarnya.

Selain itu, kapal bantuan Sabuk Nusantara dijadwalkan mengangkut sekitar 500 santri pada Selasa (10/2/2026) pukul 14.00 WIB dari Pelabuhan Jangkar menuju Kangean.

“Sementara paginya, santri putri Pondok Pesantren Sukorejo akan diberangkatkan menggunakan kapal Wicitra ke Sapudi,” tambahnya.

Baca juga: Tiga Nelayan Situbondo Disambar Petir Saat Bersiap Melaut, Satu Orang Tewas

Kapasitas Kapal

Terkait pemulangan santri dari pondok pesantren lainnya, Herlan menyebutkan bahwa jadwal masih disesuaikan dengan kapasitas kapal dan kondisi operasional pelabuhan.

Untuk santri Pondok Pesantren Walisongo, pemulangan dijadwalkan dalam dua tahap, yakni pada 13 dan 14 Februari 2026.

“Keberangkatan kita atur menyesuaikan kapasitas kapal dan jadwal yang tersedia,” jelasnya.

Cuaca Aman, Pelayaran Kembali Dibuka

Mengenai kondisi cuaca, Herlan memastikan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), situasi perairan dinyatakan aman untuk pelayaran.

“Berdasarkan BMKG, cuaca masih aman. Karena itu semua kapal kembali diberangkatkan hari ini,” tambahnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.