TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT- Masyarakat di Dusun V, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, resah atas keberadaannya lokasi judi sabung ayam.
Keresahan ini pun disampaikan masyarakat langsung kepada wartawan. Mereka sempat bungkam dan takut untuk membeberkan keresahan tersebut.
Pasalnya judi sabung ayam yang sudah lama beroperasi itu, tak pernah tersentuh sama sekali oleh pihak kepolisian.
Lokasi judi sabung ayam hampir setiap hari dipadati pemain maupun pengunjung. Apalagi setiap hari Minggu.
Menurut masyarakat, lokasi judi sabung ayam itu berada di belakang warung milik warga berinisial S. Langkah tersebut diduga sebagai modus untuk mengelabui aparat.
"Dia (Pak S) yang punya arena (gelanggang) dan warung," katanya.
"Di warung Pak S (praktik judi sabung ayam), meresahkan masyarakat setempat, tolong ditindak. Pak S itu juga yang punya arena (gelanggang)," sambungnya.
Lanjut sumber, tidak hanya hari Minggu yang padat. Hari biasa juga padat pengunjung dan pemain yang tarungkan ayamnya untuk dijadikan.
"Hari biasa kadang-kadang ada, tapi setiap Minggu yang ramai," kata sumber.
Bahkan sumber menambahkan, gelanggang judi sabung ayam milik S, terbesar di Desa Lau Mulgap.
"Gelanggangnya terbesar di Desa Lau Mulgap," ujar sumber.
Menariknya, pengunjung yang hanya sebatas nonton tidak dikenakan tiket masuk.
"Gak pakai tiket, cuma yang mau main, sum tengah (taruhan) paling kecil Rp 2 juta, belum lagi yang ikut pinggirannya (main samping)," ucap sumber.
(cr23/tribun-medan.com)