TRIBUNSUMSEL.COM - Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal mengungkapkan alasan kliennya belum menemui Ressa Rizky Rossano setelah mengakui anak kandungnya.
Tak hanya Ressa, rupanya Denada juga ingin bertemu Ressa Rizky Rossano usai mengakui lelaki berusia 24 tahun itu sebagai anaknya serta adanya gugatan sebesar Rp 7 Miliar.
Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal mengatakan, sebetulnya ada keinginan kuat dari kliennya untuk bertemu dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dengan Resa.
Namun, pertemuan tersebut hingga kini belum bisa terlaksana lantaran kesibukan Denada yang mendesak dan tak bisa ditinggalkan karena merawat anaknya yang tengah sakit di Singapura.
"Mbak Dena lagi di Singapura, merawat dan bertemu anaknya yang sakit karena ada kontrol," kata Muhammad Iqbal dalam wawancara virtual, Minggu (8/2/2026), dikutip Tribunnews.com
Iqbal menyebut Denada masih memprioritaskan putrinya di Singapura, karena sampai detik ini memerlukan perawatan dan kontrol kesehatan rutin.
"Iya, karena masih merawat anaknya yang sakit itu. Ada kepentingan yang patut didahulukan," ucapnya.
Baca juga: Tak Pernah Ketemu Ressa, Jerry Aurum Tak Tahu Dulu Denada Mantan Istri Sudah Punya Anak
Iqbal mengakui Denada ingin sekali bertemu dan mediasi bersama Ressa beserta keluarganya, agar semua masalah bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
"Ya semua pihak kan ingin ketemu. Cuman kan enggak pengen ada intervensi dari pihak luar atau terpengaruh sama apapun lah. Yang penting kan niatnya baik," jelasnya.
"Ya kayak Mbak Denada mestinya ya kepengen (ketemu). Cuman ya itu, masih ngerawat anaknya itu, si Aisha," tambahnya.
Iqbal memberikan peluang bahwa pertemuan antara Denada dan Resaa akan terjadi pada bulan ramadan, momentum baik untuk memperbaiki hubungan keduanya.
Tapi sebelum pertemuan terjadi, Iqbal meminta kepada Resaa untuk mencabut laporan dan memuliakan Denada, sebagai ibu kandungnya.
"Lha itu kan tepat momennya (Ramadan). Makanya saya kemarin ngomong, 'Sudah Resa, saran saya cabut aja. Ini lho ibumu'," ungkap Iqbal.
"Kalau sudah ketemu gini, kalau bagi saya, orang tua itu jimat, Mas. Istilahnya kalau kita memuliakan orang tua, nanti kan niscaya hidup kita dimuliakan sama Allah," sambungnya.
Tujuan Iqbal meminta Ressa Rizky Denada mencabut laporan, agar nantinya Ressa tidak menuai karma, lantaran menggugat ibu kandungnya sendiri.
"Ya itu jimatmu, baik-baik sama Ibu. Istilah Banyuwanginya itu 'rumaten sing apik' (rawatlah dengan baik)," ujar Iqbal.
Sebelumnya, Ressa Rizky menggugat Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi sejak 26 November 2025 sebesar Rp7 miliar atas dugaan penelantaran anak.
Ressa Rizky Rossano bahkan belum mencabut gugatan perdata Rp 7 miliar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur usai Denada mengakui ibu kandungnya.
Sementara, pihak penyanyi Denada Tambunan berharap gugatan Rp7 miliar yang dilayangkan Ressa Rizky Rossano dicabut usai Denada mengakui Ressa adalah anaknya.
"Ini masalah hubungan ibu dan anak, lebih baik gugatan dicabut dan selesai," kata kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal dalam wawancara virtual, Selasa (3/2/2026), dikutip Wartakotalive.com
Sebagai anak, lanjutnya, sudah selayaknya Ressa memuliakan ibunya, apalagi setelah ada pengakuan anak.
"Mumpung masih ada ibumu, muliakan ibumu, Insyaallah hidupmu nanti dimuliakan sama Allah," ucap Iqbal.
Sejauh ini belum ada perdamaian resmi antara Denada dan Ressa.
"Belum ada damai, katanya kemarin pihak penggugat (Ressa Rossano) menutup pintu damai," kata Iqbal.
Terkait komunikasi, Iqbal menyebut Denada sudah membuka diri hingga berharap Ressa Rizky Rossano bisa datang langsung menemui Denada.
"Langsung saja ketemu dan minta maaf," ucap Iqbal.
Sebelumnya, dalam sebuah unggahan di Instagram pada 2 Februari 2026, Denada meminta maaf secara terbuka dan mengakui bahwa Ressa adalah anaknya.
Dalam video tersebut, ia menyampaikan salam kepada Ressa dengan nada penuh penyesalan.
"Assalamualaikum, saya Denada Tambunan, menyatakan bahwa Ressa Rosano adalah anak kandung saya," ungkapnya dengan emosional.
Denada juga mengungkapkan alasan mengapa ia menitipkan Ressa kepada kerabatnya saat bayi, yang disebabkan karena kondisi psikologisnya yang tidak stabil.
"Saya ingin minta maaf kepada Ressa karena dia tidak dibesarkan bersama saya sejak bayi. Kondisi saya saat itu tidak memungkinkan untuk merawatnya sendiri," jelasnya.
Penyanyi yang kini aktif di dunia olahraga zumba ini mengakui kesalahannya dan berharap agar Ressa mau memaafkannya serta menerima dirinya sebagai ibu.
"Saya berharap Ressa mau memaafkan saya dan menerima segala kekurangan saya sebagai ibunya," tuturnya, sambil terisak.
Di akhir video, Denada juga meminta maaf kepada ibunya yang telah tiada, Emilia Contessa, serta kepada saudara-saudaranya atas masalah yang terjadi.
"Semoga Allah mengampuni semua kesalahan dan khilaf saya. Amin ya Rabbal alamin. Terima kasih dan Assalamualaikum," tutupnya.
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com