BANGKAPOS.COM, BANGKA — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, Sungailiat, Kabupaten Bangka kembali menambah pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sebuah alat layanan kesehatan berupa digital radiologi diresmikan hari ini, Senin (9/2/2026) sebagai penunjang tugas medis dan keperluan diagnosa pasien.
Alat digital radiologi itu didapat melalu Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diterima Pemkab Bangka tahun 2025 lalu dari Kementerian Kesehatan RI.
“Digital radiologi itu merupakan suatu alat kesehatan yang memiliki teknologi terbaru,” kata Direktur RSUD Depati Bahrin, dr. Yogi Yamani.
Hadirnya teknologi terbaru tersebut untuk menggantikan alat radiologi sebelumnya yang sudah tua dan rusak. Alat yang lama tersebut masih bersifat manual sehingga terpaksa harus dimusnahkan.
“Beberapa tahun ini kita menggunakan alat yang portabel. Alat yang portabel itu terbatas, speknya pun terbatas,” jelasnya.
Kini, tugas-tugas medis dengan menggunakan alat digital radiologi saat ini dapat lebih baik dilakukan. Sebab, alat dengan teknologi terbaru itu memiliki tingkat sensitifitas dan tingkat spesifikasi yang cukup tinggi.
Bahkan dia mengklaim, akurasi hasil rontgen penggunaan alat tersebut mencapai angka lebih dari 90 persen.
“Akurasinya sampai 90 persen ke atas. Hasilnya rontgen pun bisa langsung dikirim ke WhatsApp pasien. Jadi enggak perlu lagi bawa-bawa lembar hasil rontgen kayak dulu,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan begitu hal ini selaras dengan misi dari RSUD Depati Bahrin yang ingin menerapkan paperless atau mengurangi jumlah pemakaian kertas.
“Dan hasilnya itu juga terintegrasi dengan sistem rumah sakit. Jadi kita paperless, tidak lagi menggunakan banyak kertas. Semuanya sistem dan digital, namanya e-medical record,” ujarnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)