POS-KUPANG.COM- Persib Bandung pada putaran kedua Super League 2025/26 mendatangkan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa.
Layvin Kurzawa yang resmi bergabung dengan Persib pada 25 Januari 2026 lalu belum masuk skuad Persib pada dua laga yakni saat melawan PSBS 25 Januari dan Persis 31 Januari.
Jeda selama dua pekan akhirnya Layvin Kurzawa masuk ke skuad Persib saat menjamu Malut United 6 Februari 2026 walaupun hanya menghangatkan bangku cadangan.
Persib kini memiliki jadwal terdekat dengan melawan Ratchaburi FC yang merupakan laga 16 besar ACL 2 2025-2026.
Duel tersebut nantinya digelar di Na Muang, Tailan, Thailand, Rabu (11/2/2026). Ada sinyal Layvin Kurzawa bakal masuk dalam starting XI.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak tentu punya alasan mengistiharatkan sang pemain sebagai amunisi baru di laga level Asia ACL.
Baca juga: Saddil Ramdani Jadi Pembeda, Pemain Pengganti yang Sukses Menyumbang Gol Buat Persib
"Pemain asal Prancis, Layvin Kurzawa berpeluang menjalani debut resminya bersama Persib pada pertandingan leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26 melawan Ratchaburi di Na Muang, Tailan, Rabu, 11 Februari 2026," tulis Persib.
Kurzawa sendiri menegaskan bahwa targetnya adalah membantu Persib mengalahkan Ratchaburi FC tanpa kebobolan.
"(Target) kami memenangkan pertandingan ini. Tampil dengan mentalitas yang bagus dan tidak kebobolan."
"Dan kami bisa mencetak gol sesuai dengan apa yang kita inginkan," kata Kurzawa seperti dilansir dari BolaSport.com.
"Kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik di pertandingan ini," tuturnya.
Laga leg kedua nantinya dihelat di kandang Persib, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada 18 Februari 2026.
Baca juga: Sergio Castel Targetkan Ukir Prestasi Melebihi Dua Mantan Pendahulunya di Persib
Kehadirannya bukan sekadar menambah nama di daftar pemain asing, tetapi menjadi kepingan yang memang dibutuhkan tim saat ini.
Di tengah agenda kompetisi yang padat dan tantangan di level Asia, Persib berada dalam fase building the team.
Klub membutuhkan pemain yang tidak hanya punya kualitas teknis, tetapi juga fleksibilitas, pengalaman, dan pemahaman taktik yang matang. Di titik inilah Kurzawa masuk.
Pemain kelahiran Frejus, 4 September 1992, ini dikenal sebagai pemain multi-posisi. Bek kiri adalah posisi utamanya, namun ia juga nyaman bermain sebagai sayap kiri maupun bek tengah.
Fleksibilitas ini memberi banyak opsi bagi tim pelatih, terutama dalam situasi rotasi pemain, perubahan skema, atau kebutuhan spesifik di tengah pertandingan.
Baca juga: Persib Bandung Bayar Lunas Kekalahannya dari Malut United di Putaran Kedua Super League
Secara karakter bermain, Kurzawa memiliki beberapa atribut yang relevan dengan kebutuhan Persib saat ini.
Crossing akurat dari sisi kiri, kemampuan sweeping ball yang rapi, serta keberanian naik membantu serangan menjadi nilai tambah yang dicari.
Ia bukan hanya bertahan, tetapi juga aktif dalam transisi permainan.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perekrutan Kurzawa merupakan rekomendasi langsung dari tim pelatih.
"Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang biasa ditempatinya, yaitu bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah. Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi performa dan kebutuhan tim," jelas Adhitia.(*)