Tak Tahan dengan Kebisingan, Pria di Jakbar Protes Tetangga Main Drum, Ujung-ujungnya Malah Dianiaya
Gianta Firmandimas Adya Mahendr February 09, 2026 06:42 PM

- Seorang pria di Kapuk, Jakarta Barat, viral seusai menjadi korban penganiayaan, setelah memprotes kebiasaan tetangganya yang sering bermain drum hingga mengganggu ketenangan lingkungan.

Berdasarkan kronologi yang beredar di media sosial, konflik berawal dari keluhan korban yang disampaikan melalui pengurus RT dan RW setempat.

Namun, situasi memanas ketika istri korban menegur langsung pelaku saat suara drum kembali mengganggu Pertengkaran pun tak dapat terhindarkan.

Situasi kian memanas ketika ayah pelaku datang dengan mobil dan menabrak korban serta istrinya.

Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian mencekik korban dan menendang kepalanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut pada Minggu (8/2/2026).

Arfan menyebut jika korban sudah membuat laporan kepada pihak kepolisian.

Meski begitu, Arfan belum menjelaskan secara rinci motif maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Ia menegaskan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus viral ini.

Sebagai informasi, dugaan aksi penganiayaan ini dibagikan oleh akun Instagram @info_kapuk_sekitarnya pada Minggu (8/2).

Dalam postingan awal akun tersebut, tampak korban berteriak minta tolong saat pelaku memiting kepalanya.

Sejumlah warga juga tampak berusaha melerai pertikaian yang terjadi antara kedua pihak.

Setelah dipisahkan warga, pelaku tampak berdiri kemudian melampiaskan amarahnya dengan menendang kepala korban.

Korban tampak terkapar lemah setelah diduga dianiaya oleh pelaku.

Kemudian di slide berikutnya, tampak sejumlah foto yang menampilkan luka dan lebam korban akibat tindakan penganiayaan tersebut.

Luka lebam tersebut ada pada bagian lutut, punggung dan kepala yang tampak memerah.



https://megapolitan.kompas.com/read/2026/02/08/18413581/seorang-pria-dianiaya-tetangga-di-jakbar-gara-gara-protes-pelaku-main

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.