Sasak Geulis Dayeuhkolot Bandung Rusak, Bupati Siap Ambil Alih jika Pemprov Jabar Tak Bisa Perbaiki
Seli Andina Miranti February 09, 2026 08:11 PM

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Bandung Dadang Supriatna angkat bicara mengenai perkembangan renovasi dari Jembatan Sasak Geulis atau yang kerap disebut Jembatan Dayeuhkolot

Dadang mengungkapakan, perbaikan jembatan tersebut sejatinya telah masuk ke dalam agenda pembangunan pada tahun ini. Di mana, pihaknya sudah berulangkali menguulkan perbaikan kepada pihak terkait.

Namun, karena Jembatan Dayeuhkolot itu berada dalam kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, penanganannya masih menunggu realisasi dari instansi yang berwenang.

Baca juga: Sasak Geulis Dayeuhkolot Bandung Rusak Bertahun-tahun, Warga Pasang Spanduk Protes Pa Dedi Yeuh!

"Informasi yang saya terima, agendanya itu dilaksanakan pada tahun 2026 ini. Kami sudah mengusulkan terus kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujarnya kepada awak media pada Senin (9/2/2026).

Lebih lanjut, Dadang menuturkan bahwa sebenernya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung siap jika kewenangan jembatan tersebut dikembalikan menjadi jalan kabupaten.

"Jika jalan provinsi tak tergarap, saya sudah perintahkan Menteri PU untuk diusulkan lagi kembali ke jalan kabupaten. Kenapa? Karena kami tidak bisa menunggu lama program (perbaikan) itu," katanya.

Meski demikian, Dadang menegaskan, pihaknya tetap menghormati pembagian kewenangan. Namun, dirinya meminta agar infrastruktur yang menjadi tanggung jawab provinsi dapat segera diperbaiki.

"Silakan saja selesaikan dengan tugas fungsi masing-masing bahwa ini jalan provinsi dan kewenangan provinsi, jadi tolong perbaiki dan perhatikan. Itu saja saran saya dan mohon," ucapnya.

PROTES JEMBATAN RUSAK - Sejumlah masyarakat memasang spanduk bertuliskan nada protes di Jembatan Sasak Geulis atau yang akrab sebut juga Jebatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung
PROTES JEMBATAN RUSAK - Sejumlah masyarakat memasang spanduk bertuliskan nada protes di Jembatan Sasak Geulis atau yang akrab sebut juga Jebatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung (Istimewa/Dok Abi Muhamad Rafli)

Aksi Protes Masyarakat

Sebelumnya, sejumlah masyarakat yang tergabung ke Gerakan Masyarakat (Gema) Kabupaten Bandung sempat memasak spanduk protes meminta agar jembatan segera direnovasi.

Baca juga: Respons Dedi Mulyadi Soal Sasak Geulis Dayeuhkolot Rusak Hampir 5 Tahun Tak Diperbaiki

Aksi itu dilatarbelakangi kekecewaan terhadap lambannya pembangunan infrastruktur Jembatan Dayeuhkolot yang telah mengalami kerusakan dan keretakan selama kurang bertahun-tahun.

Juru Bicara Gema Kabupaten Bandung, Abi Muhamad Rafli mengatakan, pemasangan spanduk dilakukan sebagai bentuk sikap dan peringatan bahwa kondisi jembatan tersebut sudah tidak layak dan membahayakan.

"Kami kecewa akan lambatna pembangunan Jembatan Dayeuhkolot. Yang sudah 4 tahun mengalami kerusakan atau pun keretakan nmun tak kunjung diperbaiki," ujarnya kepada Tribun Jabar.

Abi menilai, terkait keterbatasan anggaran yang sempat dikeluarkan pemerintah untuk hal itu tak sepenuhnya tepat, mengingat alokasi anggaran yang tercantum pad tahun sebelumnya, terbilang cukup besar.

"Namun terhadap jembatan Dayeuhkolot ini kurang kepedulianya dan kami merasa bahwasanya Kabupaten Bandung ini seperti di anak tirikan ole Provinsi Jawa Barat. Maka nya kami menuliskan hal itu," katanya.

Diketahui Jembatan Dayeuhkolot sebenarnya sudah pernah diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Di mana perbaikan itu dilakukan pada salah satu jalur pada Juli 2025 lalu.

Jalur yang diperbaiki tersebut merupakan jalur dari arah Dayeuhkolot menuju ke Baleendah. Sedangkan jalur sebaliknya atau Jembatan Bailey saat ini masih belum diperbaiki sama sekali.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.