TRIBUNPALU.COM - Bocah SH (6) dikabarkan meninggal usai menjalani perawatan medis akibat terkena senapan angin.
Bocah asal Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu sempat menjalani perawatan selama dua hari usai penembakan itu.
"Berdasarkan surat dari Rs Betha Medika kemarin pukul 22.00 WIB (korban meninggal dunia),” kata Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, Senin (9/2/2026) siang.
Dalam perkara itu, kepolisian sempat memeriksa ayah sambung SH.
Namun pihak keluarga belum membuat laporan atas tertembaknya SH oleh S (35 tahun) selaku ayah sambung korban.
Baca juga: Kemenag Palu Pastikan Penyaluran Zakat ASN Tak Bersifat Paksaan
“Belum ada laporan atau tidak ada laporan, kami sudah melakukan langkah penyelidikan, laporan informasi, mengambil keterangan pihak si orangtua yang diduga pelaku," jelas Ipda Ade.
Sebelumnya, SH menjadi korban tembak Senapan Angin oleh sang ayah.
Kala itu, pria S tengah membersihkan Senapan Angin laras panjang jenis PCP.
Peluru Senapan Angin mengenai area atas pelipis SH dan tembus hingga area belakang kepala.
Korban kemudian dibawa ke pusat kesehatan sebelum menuju Rs Betha Medika.
SH dirawat sekitar 2 hari sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.