Isi Curhatan Istri Pertama Pesulap Merah Diungkap Keluarga, Tika Sakit Hati Gegara Ratu Rizky Nabila
Murhan February 10, 2026 08:40 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sosok YouTuber Marcel Radhival alias Pesulap Merah menjadi sorotan. Ini terjadi setelah pernikahan keduanya dengan Ratu Rizky Nabila terungkap.

YouTuber kelahiran Tangerang, Banten 26 Agustus 1995 ini dan Ratu Rizky Nabila telah menikah pada tahun 2022 lalu.

Ketika itu Pesulap Merah masih berstatus sebagai suami sah Tika Mega Lestari.

Pernikahan Pesulap Merah dengan Ratu Rizky Nabila terbongkar setelah Tika Mega Lestari meninggal dunia pada awal tahun 20226 lalu.

Soal pernikahan keduanya yang mendadak terungkap ke publik, Pesulap Merah mengaku telah menjalani praktik pernikahan di mana seseorang memiliki lebih dari satu pasangan dalam waktu bersamaan alias poligami selama empat tahun terakhir ini.

Pria yang kerap tampil nyentrik dengan busana serba merah ini mengaku selama empat tahun berpoligami, ia dan Tika serta penyanyi yang akrab disapa Nabila itu hidup bahagia.

Baca juga: Isi Surat Ammar Zoni pada Presiden Prabowo, Minta Amnesti: Saya Aset Bangsa

"Iya betul kami poligami sejak 2022. Kita bertiga baik-baik saja dari tahun 2022," ujar Pesulap Merah dikutip dari akun TikTok pribadinya.

Perwakilan keluarga Tika Mega Lestari, Endang Triwahyuningsing dan Fariz Dwi pun menyampaikan hal berbeda.

Keluarga mendiang Tika menyebut pihaknya tidak mengetahui soal pernikahan Pesulap Merah dengan mantan istri pesepakbola Alfath Fathier ini.

Hubungan antara pesulap merah dan keluarga mendiang Tika pun diungkap oleh Endang dan Fariz.

Menurut pengakuan  Endang Triwahyuningsing, saat tika Mega Lestari meninggal dunia, Pesulap Merah tidak menemui keluarga dari istri pertamanya itu.

Meski begitu, Pesulap Merah menghadiri pemakaman mendiang Tika.

"Di pemakaman (Tika) beliau tidak berani menemui saya, hanya adiknya yang menemui saya," ujar Endang dikutip dari YouTube Insertlive, Senin (9/2/2026).

Ucapan Endang itu lantas dibenarkan oleh Fariz Dwi.

"Adik kandung beliau memang menemui kami, (Pesulap Merah) nggak ada sepatah kata pun, tapi adiknya bener ke kita," tambahnya.

Kini pihak keluarga Tika Mega Lestari pun mendesak Pesulap Merah meminta maaf kepada keluarga atas pernikahannya dengan Ratu Rizky Nabila.

"Saya itu cuma pengin dia itu minta maaf atas kelakuannya dia," tandasnya.

Di momen itu Fariz membeberkan isi pesan yang sempat dikirimkan oleh Tika kepada salah satu teman dekat mendiang.

Dalam isi pesannya itu, wanita yang dinikahi Pesulap Merah pada tahun 2021 ini mencurahkan rasa sakit hati tatkala mengetahui suaminya telah menikah dengan Ratu Rizky Nabila.

"Nggak tahu memendam atau ngga yak, almarhum baru tahu (Pesulap Merah) menikah lagi di bulan Agustus (2025) dan itu cerita ek temen deketnya," tandas Fariz.

Ratu Rizky Nabila Minta Maaf soal Statusnya sebagai Istri Kedua Pesulap Merah

Respons Ratu Rizky Nabila

Sementara itu, Ratu Rizky Nabila juga ikut banjir hujatan setelah pernikahannya dengan Pesulap Merah terbongkar.

Lewat unggahan Instagram Story di akun @rarturn, penyanyi 32 tahun ini mengaku ikhlas menerima hujatan dari warganet terkait dengan statusnya sebagai istri kedua.

"Aku terima apa pun hujatan, sumpah serapah kalian," tulis ibu satu anak ini, dikutip Sabtu.

SUDAH MENIKAH - Kolase Ratu Rizky Nabila dan Pesulap Merah dicapture Jumat (6/2/2026).
SUDAH MENIKAH - Kolase Ratu Rizky Nabila dan Pesulap Merah dicapture Jumat (6/2/2026). (@tiktok tokoemassumberrezeki/ratur.n/marcelradival)

Pelantun tembang Susah Move on ini menyebut hujatan yang kini diterimanya adalah hukuman dari apa yang pernah diperbuat Nabila di masa lalu.

"Nggak apa-apa, itu hukuman untuk saya," imbuh wanita yang cepat dikenal publik soal kontroversi pernikahan siri yang berlangsung singkat dengan pria asal Libya, Ibrahim Alhami.

Kepada keluarga dan para penggemarnya, Nabila meminta maaf lantaran merasa telah mengecewakan mereka.

 "Maaf mengecewakan banyak pihak karena mencuat kebenaran ini."

"Saya meminta maaf tanpa 'tapi', tanpa pembenaran, tanpa perlu dimaklumi," tutup penyanyi 32 tahun ini.

Alasan Pesulap Merah Poligami

Sempat tak terendus publik, Pesulap Merah sudah berpoligami dengan pedangdut Ratu Rizky Nabila saat masih berstatus suami dari Tika Mega Lestari.

Belum lama ini, Tika Mega Lestari meninggal dunia akibat penyakit anemia aplastik.

Pesulap Merah membenarkan isu yang menyebut dirinya melakukan poligami.

"Poligami? Iya betul saya poligami dari tahun 2022, istri saya dua, yang kemarin meninggal itu istri pertama," kata Pesulap Merah dikutip dari Wartakotalive.com, Sabtu (7/2/2026).

Pesulap Merah mengatakan, kehidupan rumah-tangganya berjalan baik-baik saja.

Ia juga memastikan proses poligami itu dilakukan secara sah di mata agama dengan persetujuan keluarga.

"Untuk menghindari zinah, kami menikah agama, tapi bukan menikah siri ngumpet-ngumpet, keluarga datang semua," kata Pesulap Merah di tayangan Insert.

Dalam pernikahan keduanya, Pesulap Merah bahkan mematuhi semua aturan hukum Islam yang berlaku seperti adanya mahar, wali, hingga perwakilan keluarga.

Pesulap Merah mengaku heran ketika rumah tangganya disorot setelah istri pertamanya meninggal dunia.

Padahal poligami itu sudah dilakukan sejak tahun 2022.

Marcel Radhival bahkan sempat memperkenalkan kedua istrinya ke publik lewat siaran langsung di TikTok.

"Kami pernah live bertiga, saya, istri pertama, istri kedua, ngobrol bareng, jawab pertanyaan netizen," ujar Pesulap Merah.

Pesulap Merah memiliki alasan melakukan poligami.

Namun demi kebaikan bersama, Pesulap Merah enggan membeberkan alasannya untuk memiliki dua istri.

"Ada alasannya, ada aib istri pertama, ada aib istri kedua, ada aib masing-masing yang tidak bisa saya ceritakan," kata Pesulap Merah.

Namun Pesulap Merah memastikan proses poligaminya dilakukan secara sah.

Saat ini, istri kedua Pesulap Merah dikonfirmasi sedang hamil.

Poligami Menurut Buya Yahya

Dalam Islam, poligami atau menikah lagi memang diperbolehkan dan hukumnya halal tanpa diresmikan di KUA atau tanpa izin dari istri pertamanya.

Namun, yang perlu digarisbawahi adalah tidak semua laki-laki mampu dan boleh menikah lagi.

Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi dan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT ketika menikah lagi.

Dikutip dari tayangan YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa laki-laki halal menikah lagi tanpa diresmikan di KUA. 

Namun, Buya Yahya juga menjelaskan bahwa menikah sebenarnya merupakan mencari beban kewajiban dan tanggung jawab di hadapan Allah.

"Hai kaum pria, memang dalam Islam boleh yang namanya poligami. Dan nikah bisa saja halal tanpa diresmikan di KUA," ujar Buya Yahya.

"Tapi ketahuilah, bahwasanya nikah itu mencari beban kewajiban, tanggung jawab di hadapan Allah," tambahnya.

Buya Yahya mengingatkan untuk tidak hanya melihat senangnya saja dengan menikah lagi, tetapi juga dosa di balik pernikahan jika tidak bisa memenuhi tanggung jawab.

Sebab, tidak hanya soal tanggung jawab nafkah saja, tapi ada juga pendidikan dan keadilan yang harus dipenuhi. 

"Ada tanggung jawab. Bukan masalah nafkah saja. Di sana ada pendidikan yang harus diberikan, ada keadilan yang harus diberikan dalam menikah," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan jangan sampai keindahan dalam Islam tercoreng hanya karena pernikahan yang tidak benar.

"Nikah satu, nikah dua, nikah tiga, nikah empat, boleh. Dengan syarat kemampuan Anda, bisa mendidik mereka, mengayomi mereka, menafkahi mereka, adil terhadap mereka, sah," terang Buya Yahya.

Untuk menjaga seorang wanita, Buya Yahya menyarankan untuk menikah resmi di KUA yang tentunya harus dengan izin istri sebelumnya.

Menikah resmi di KUA dengan adanya surat nikah bisa menjadi bukti bagi seorang wanita untuk mendapatkan hak waris jika terjadi apa-apa kepada suaminya.

"Adapun masalah resmi dan tidak resmi. Resmi, dengan maksud untuk menjaga hati wanita. Dengan cara di KUA dan sebagainya. Khawatir ada apa-apa. Misal suami meninggal, dia bisa menunjukkan bukti bahwa dia istrinya dan bisa mendapatkan hak waris," tegas Buya Yahya.

Sementara jika seorang laki-laki tidak mengakui istrinya dan tidak memberikan hak waris, bisa menjadi perbuatan yang haram.

"Kalau nggak ada surat nikahnya, misal istrinya ditaruh di atas gunung. Dia turun gunung, warisan sudah dibagi, yang di gunung nggak dapat. Haram, dosa," ucap Buya Yahya.

Buya Yahya menekankan kembali bahwa tidak semua orang mampu untuk melakukan poligami atau menikah lagi.

Menikah lagi merupakan sesuatu yang halal, namun juga tidak perlu untuk diobral atau seolah-olah poligami bisa dengan mudah dilakukan. 

Buya Yahya berpesan kepada para suami atau laki-laki, bahwa poligami jangan sampai jadikan bahan candaan, sebab tidak semua orang mampu melakukannya.

"Poligami jadi guyonan, diobral sana-sini. Belum tentu mampu loh. Jangan sampai disuruh poligami, rusak semuanya. Tidak semua orang mampu," katanya.

Sementara bagi wanita, Buya Yahya menghimbau agar selalu berhati-hati dan sebaiknya menikah secara resmi di KUA untuk mendapatkan surat nikah yang resmi.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.