Peringati HUT ke-18, DPC Gerindra Indramayu Instruksikan Seluruh Kader Kawal Program MBG
Mutiara Suci Erlanti February 10, 2026 05:11 PM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu menginstruksikan seluruh kadernya untuk mengawal program makan bergizi gratis (MBG).


Instruksi itu disampaikan langsung Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu, Kasan Basari, dalam peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra di Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu.


Di hadapan para kader Partai Gerindra, Kasan menyebut MBG merupakan salah satu program pemerintah yang menjadi pilar transformasi kesejahteraan rakyat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Adam Alis Siap Tempur, Persib Akan Mati-matian Raih Poin Penuh di Kandang Ratchaburi FC


Sebab, menurut dia, MBG tidak hanya fokus pada kesehatan anak, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang signifikan, dan memberi dampak multiplier effect


"Seluruh kader Partai Gerindra di Kabupaten Indramayu diinstruksikan untuk turun langsung ke lapangan demi memastikan marwah program MBG ini terjaga," ujar Kasan Basari saat ditemui di Sekretariat DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu, Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Selasa (10/2/2026).


Pihaknya pun tidak akan membiarkan segala bentuk penyimpangan dalam distribusi maupun kualitas makanan yang disajikan untuk program MBG baik ke sekolah maupun posyandu. 


"Seluruh kader Gerindra di Indramayu harus mengawal agar program MBG benar-benar berdampak untuk peningkatan gizi siswa dan semangat belajar mereka," kata Kasan Basari.


Ia mengatakan, program MBG merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan generasi masa depan yang unggul sekaligus membangun kemandirian ekonomi dari desa ke kota.


Pasalnya, program tersebut dirancang untuk memberi dampak signifikan dari mulai penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan petani hingga pelaku UMKM lokal, dan lainnya.

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Ratchaburi FC vs Persib, Maung Wajib Waspadai Top Skor ACL 2


"Satu unit dapur MBG mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja lokal, sehingga memberikan peluang penghasilan baru bagi warga sekitar, dan kebutuhan bahan baku dari mulai beras, sayuran, buah, maupun lainnya wajib dari hasil tani serta UMKM lokal," ujar Kasan Basari.


Kasan menyampaikan, skema semacam itu dirancang untuk memastikan perputaran uang dari pengelolaan dapur MBG tetap di daerah tersebut, dan meningkatkan kesejahteraan petani di sekitarnya.


"Kami juga mengimbau masyarakat tidak terjebak dalam disinformasi mengenai harga tunggal, tetapi melihat pada standar kecukupan gizi yang terjaga di setiap porsi MBG," kata Kasan Basari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.