TRIBUNJABAR.ID, RATCHABURI - Persib Bandung akan menghadapi tantangan sesungguhnya dalam babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2).
Bertandang ke Stadion Ratchaburi, Rabu (11/2/2026), sang juara Grup G ini datang dengan kondisi pincang di lini pertahanan.
Pertandingan Persib vs Ratchaburi ini akan kick off pukul 19:15 WIB.
Meski menyandang status juara grup dengan koleksi 13 poin, Maung Bandung kini dihantui kekhawatiran akibat absennya bek andalan, Julio Cesar, karena cedera.
Padahal, tuan rumah Ratchaburi FC tengah menyiapkan "senjata pemusnah" asal Brasil yang siap mengeksploitasi celah di jantung pertahanan Persib.
Berikut adalah tiga pilar kunci The Dragons yang berpotensi menjadi mimpi buruk pasukan Bojan Hodak:
Baca juga: Misi Clean Sheet di Thailand, Layvin Kurzawa Siap Debut Manis Bersama Persib di 16 Besar ACL 2
Denilson adalah ancaman nomor satu bagi Persib.
Striker asal Brasil berusia 30 tahun ini merupakan mesin gol paling efektif di ACL 2 dengan torehan 5 gol dan 3 assist dari 6 laga.
Kehilangan Julio Cesar menjadi kerugian besar bagi Persib, mengingat Denilson memiliki atribut fisik yang kuat dan kecerdasan dalam mencari ruang kosong.
Jika bek pengganti gagal melakukan pengawalan ketat, Denilson diprediksi akan dengan mudah mengoyak gawang Kevin Ray Mendoza.
Selain Denilson, sosok Negueba menjadi pemain yang wajib diredam.
Winger eksplosif asal Brasil ini memiliki kemampuan dribel di atas rata-rata yang sering membuat fullback lawan kewalahan.
Kecepatan Negueba di sisi sayap bukan hanya untuk mencetak gol, tetapi juga memberikan ruang bagi pemain lain untuk menusuk ke kotak penalti.
Absennya koordinasi yang rapi di lini belakang Persib bisa membuat sisi sayap menjadi "lubang" yang dieksploitasi Negueba sepanjang laga.
Di lini belakang, Ratchaburi memiliki Jesse Curran.
Bek Timnas Filipina ini tidak hanya disiplin menjaga area pertahanan, tetapi juga aktif membantu transisi menyerang.
Curran tercatat telah menyumbangkan satu assist, membuktikan bahwa ia bisa menjadi ancaman saat situasi set-piece maupun serangan balik cepat.
Bermain di depan publik Thailand tentu memberikan energi tambahan bagi skuad besutan Worrawoot Srimaka.
Bagi Persib, mencuri poin di leg pertama tanpa pilar pertahanan utama akan menjadi tes kedalaman skuad sekaligus ujian mental juara yang sesungguhnya.(*)